
JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Jumat (16/9/2022) menyambangi kantor Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta. Kunjungan Bupati Tamba didampingi Kadis PUPR Jembrana I Wayan Sudiarta.
Selain sebagai tindak lanjut pertemuan dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, saat pelaksanaan groundbreaking jalan tol Gilimanuk Mengwi di Pekutatan. Sekaligus membawa sejumlah usulan pembangunan infrastruktur kepariwisataan di Kabupaten Jembrana.
Kehadiran Bupati Tamba diterima langsung Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti di ruang kerjanya.
Adapun usulan proposal disampaikan Bupati Tamba dalam mempersiapkan Jembrana menjadi destinasi wisata dunia. Mulai dari pembangunan sirkuit roadrace di lokasi Anjungan Cerdas Rambut Siwi, di Desa Yehembang Kangin dengan RAB 9 miliar, berikut rehab Anjungan Cerdas Rambut Siwi. Nilai usulan dana diajukan Rp3,3 miliar.
Berikutnya Penataan Kolam Renang di Desa Delod Berawah, dengan nilai usulan 25 miliar, serta pembangunan pusat kuliner atau foodcourt senilai 29 miliar. Bupati Tamba menyebutkan kedatangannya ke Kementerian menindaklanjuti kunjungan Menteri ke Jembrana.
“Banyak hal yang kami diskusikan dan Bapak Menteri sangat luar biasa mensupport kami,” terang Bupati Tamba.
Beberapa usulan yang disampaikan guna mempersiapkan Jembrana menjadi destinasi wisata, nantinya jika tol Gilimanuk Mengwi selesai diperkirakan 6 juta wisatawan akan datang ke Jembrana. Jadi banyak hal yang perlu disiapkan mulai sekarang termasuk sarana infrastruktur yang dibutuhkan menjadi destinasi wisata dunia.
Sementara itu, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti didampingi Tim Teknisnya mengatakan akan melakukan proses verifikasi terhadap usulan yang disampaikan serta akan dilakukan prioritasisasi.
“Kami akan memverifikasi baik terkait DID yang sudah disusun, lokasi, kesiapan-kesiapan pengelola baik itu kolam renang, roadrace Rambut Siwi, dan pembangunan pasar. Tidak lama tim kami akan melakukan verifikasi,” ungkapnya.
Dari pertemuan itu, diketahui Jembrana yang mengusulkan rehab rumah, juga bakal menerima 565 unit rehab rumah melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya,Terkait calon penerima 565 rehab rumah dengan nilai 20 juta per unit. Datanya melalui Elektronik Rumah Tidak Layak Huni (E-RTH ) yang diintegrasikan dengan Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDD). (ara,dha)








