
JEMBRANA – Nasib sial dialami pasutri Jro Mangku I Nyoman Dantra dan Ni Ketut Sulem. Rumah tinggalnya ludes diamuk si jago merah. Ironisnya, rumah beralamat di Lingkungan/Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, diduga terbakar sisa dupa saat keduanya pergi bersembahyang di Pura Besakih, Senin (4/4/2022) dini hari.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Musibah yang menimpa pasangan pemangku tersebut, mengundang keprihatinan Bupati I Nengah Tamba, yang turun langsung mendatangi kediaman korban.
Sebagai wujud kepedulian terhadap warganya tertimpa musibah Bupati Tamba memberikan bantuan perehaban rumah senilai 15 juta dari kantong pribadi.
Sementara paket bantuan juga disalurkan terhadap korban, dari BNPB, BPBD termasuk Dinas Sosial Kabupaten Jembrana. Bupati Tamba mengingatkan warga masyarakat agar berhati-hati saat menaruh dupa di pelangkiran perumahan.
“Mengingat beberapa kejadian kebakaran terjadi disebabkan oleh dupa saat sembahyang, sebelum meninggalkan rumah, terlebih dulu dicek dan ricek, jangan sampai meninggalkan dupa dalam keadaan menyala, apalagi bepergian jauh. Hal ini menjadi pelajaran kita semua untuk lebih waspada,” tegasnya.
Sementara Jro I Nyoman Dantra berterimakasih kepada Pemkab Jembrana dan kepada Bupati Jembrana yang telah memberikan bantuan secara pribadi untuk memperbaiki rumahnya. (ara,dha)








