
DENPASAR – Ada yang menarik dari statement Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi di masa berakhir kepengurusan selama dua periode Maret nanti, terkait dengan Porprov Bali. Pasalnya, antara Musorprov KONI Bali dengan agenda penting Pemilihan Ketua Umum baru periode 2022-2026 pada 19 Maret 2022, waktunya benar-benar mepet dengan helatan Porprov Bali XV/2022 yang rencananya dilangsungkan November mendatang.
“Kalau konsep KONI Bali yang sudah mulai saya persiapkan lalu yakni sederhana dengan prestasi tinggi. Artinya segala penyelenggaraan termasuk pembukaan Porprov Bali nantinya cukup dengan sederhana namun tidak mengurangi bahkan prestasi meningkat bagi atlet ditengah pertandingan,” tutur Ketut Suwandi saat dihubungi, Minggu (12/3/2022).
Dipaparkannya, kesederhanaan itu menjadi pilihan karena kondisi pandemi Covid-19 masih berlangsung yang berdampak pada perekonomian di Bali.
“Jadi meski ini baru pertama kali KONI Bali menggelar Porprov Bali berbeda dengan sebelumnya digelar kabupaten/kota, namun saya percaya dengan teman-teman dan Ketua Umum anyar nantinya untuk bisa melaksanakan dengan baik dan lancar,” tambah mantan Ketua Umum KONI Badung itu.
Harapan Suwandi terkait dengan Porprov Bali bisa berjalan lancar dan sukses serta menghasilkan prestasi setinggi-tingginya, karena ke depannya tugas akan lebih berat apalagi sekarang ini Bali berada di puncak prestasi dengan menempati ranking 5 pada PON XX/2020 di PON Papua lalu.
Kendati demikian, Suwandi tetap akan memberikan saran dan masukan terkait apapun jika nantinya diminta oleh pengurus baru. “Saya tetap respek dan mensuport KONI Bali dan memberikan masukan jika dibutuhkan. Kalau saran dan masukan itu kan sifatnya bisa dipakai bisa tidak.
“Saya rasa pengurus KONI Bali yang baru nantiinya sudah paham dengan apa yang harus dilakukan nantinya,” pungkas Suwandi. (ari/jon)








