
DENPASAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali meminjamkan 15 unit sepeda motor listrik kepada pecalang di Kota Denpasar untuk dipakai patroli wilayah saat Nyepi.
Penyerahan kendaraan dilakukan Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Bali, I Made Arya kepada Ketua Pasikian Pecalang Denpasar, Made Mendra yang disaksikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta.
“Kami berharap pemanfaatannya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Jika memang urgent, pecalang bisa menggunakan motor listrik yang disediakan,” kata I Made Arya, Sabtu (26/2/2022).
Penggunaan motor listrik ini diharapkan mampu memudahkan pecalang untuk melaksanakan tugasnya dengan memanfaatkan transportasi rendah karbon sebagai bentuk dukungan terhadap transisi energi yang menjadi salah satu isu utama pada KTT G20 tahun 2022.
I Made Arya juga berpesan agar penggunaan motor listrik tidak sampai mengganggu pelaksanaan Catur Brata Penyepian.
“Jangan sampai lalu lalang memakai motor listrik ini tidak terkontrol. Kami berharap penggunaannya untuk hal-hal penting saja,” harapnya.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta mengungkapkan, penggunaan kendaraan listrik untuk mendukung tugas pecalang saat Nyepi sesuai Peraturan Gubernur Nomor 45 tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan nomor 48 tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
“Nyepi tahun ini kita akan coba memaknainya dengan sesuatu, salah satunya dengan mulai membiasakan penggunaan kendaraan listrik dimulai dari Kota Denpasar. Kami juga ingin mendorong seluruh komponen masyarakat Bali untuk menggunakan motor listrik,” ungkapnya.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa Bali sudah siap untuk menyongsong lahirnya era baru yang lebih baik yang ditandai dengan penggunaan energi bersih dan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai,”imbuhnya.
Pihaknya mengapresiasi kegiatan yang mengusung tema ‘Kembali Becik’ sebagai upaya bersama yakni komunitas dan perusahaan di Bali untuk memulihkan kondisi pariwisata Bali menjadi lebih hijau dan lebih baik dari sebelumnya.
“Kita semua bersama-sama berupaya membangun Bali menuju ekonomi hijau yang lebih baik dan menjadi tonggak sejarah dengan memegang prinsip – prinsip berkelanjutan,” ucapnya.(sur)








