
DENPASAR – Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar Ketut Sriawan mengatakan, terkait Pelebon Ida Cokorda Pemecutan XI, mulai Selasa (18/1/2022) akan ada pengalihan arus lalu lintas (lalin).
Dikatakan, setelah rapat koordinasi bersama Satlantas Polresta, Polsek Denbar, Pasikian Pecalang Kota Denpasar, terkait rangkaian upacara pelebon di Puri Pemecutan, disepakati ada beberapa rute yang dialihkan.
Pemindahan bade tumpang solas (11) bergerak dari Setra Badung menuju Puri Pemecutan, utara patung pada pukul 10.00, Selasa (18/1/2022) malam.
“Rangkaian kegiatan Pelebon di Puri Pemecutan akan berlangsung sejak Selasa pagi, khusus untuk penempatan bade, akan dilaksanakan pada malam harinya sekitar pukul 10.00,” kata Kadishub Sriawan, saat dikonfirmasi, Senin (17/1/2022).
Sedangkan, terkait pengalihan arus, lanjut Sriawan, akan dilakukan pembelokan beberapa arus utama, seperti dari Selatan menuju Utara dan Timur menuju Barat.
“Melihat situasi, apalagi penempatan bade di depan Puri akan berdampak pada arus lalu lintas, jadi beberapa rute akan dialihkan, seperti dari arah Jalan Imam Bojol menuju Jalan Thamrin akan dialihkan melalui Jalan Gunung Batur, Jalan Gunung Merapi, sedangkan dari Jalan Hasanudin akan dibelokan ke arah Gunung Kawi,” ungkapnya.
Sriawan menambahkan, pengalihan ini sifatnya menyesuaikan dengan situasi di lapangan. “Apabila memungkinkan, saat penempatan bade di Jl Thamrin, bisa menggunakan satu lajur, kita akan buka, namun kembali kalau tidak memungkinkan kita alihkan ke jalan lain,” ucapnya.
Khusus untuk puncak acara pada Jumat (21/1/2022), dipastikan akan ada penutupan jalan. “Jadi lalin dari arah Selatan Jl. Imam Bonjol, pengalihkan arus dilakukan di Persimpangan Teuku Umar Barat, di Banjar Buagan, sudah ada penutupan jalan, itu saat puncak acara, begitu pula dari arah Timur Jl.Hasanudin, akan ada pengalihan arus dari Jl.Gajah Mada dibelokan ke Jl. Gunung Kawi,” tandasnya.
Ia mengimbau, mulai Selasa warga masyarakat kota yang melakukan pergerakan menuju pusat kota agar menghindari rute Puri Pemecutan.
Dalam peralihan arus lalin, Sriawan menyebutkan akan menerjunkan 60 personel yang berkolaborasi dengan Satlantas Polresta Denpasar dan Pasikian Pecalang. ”Tak menutup kemungkinan juga jumlah personel akan bertambah,” pungkasnya. (sur)








