
KLUNGKUNG- Vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Klungkung dimulai, Rabu (15/12/2021). Yang menarik, beragam pola tingkah siswa saat hendak disuntik.
Beberapa anak terlihat tenang, ada juga siswa menjerit dan menangis saat hendak disuntik. Tidak sedikit juga memilih menutup mata karena takut melihat jarum. Seperti salah seorang siswa SDN 1 Semarapura Kangin langsung menutup wajah begitu petugas vaksinator mengeluarkan jarum suntik.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Kapolres AKBP I Made Dhanuardana dan Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf. Suhendar Suryaningrat langsung mendekati dan berusaha menyemangatinya dengan mengajaknya mengacungkan jempol untuk memberikan pesan tidak perlu takut disuntik.
Namun, siswa tersebut tetap menutupi wajahnya dan baru melempar senyum setelah jarum suntik dicabut. Bupati Suwirta pun menepuk punggung siswa tersebut seraya berucap, ‘ hanya sebentar kan tidak sakit’.
Sasaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Klungkung sesuai data Dinas Pendidikan tercatat 15.368 orang. Sedangkan data yang dikeluarkan Pemerintah Pusat mencapai 17.770 orang.
Bupati Suwirta didampingi Kadis Kesehatan Klungkung dr Ni Made Adi Swapatni mengatakan akan menelusuri kembali selisih data antara Dinas Pendidikan dan Pemerintah Pusat. Tidak menutup kemungkinan ada anak tercecer karena tidak sekolah atau anak berkebutuhan khusus.
Sementara itu, salah seorang orang tua murid, Ida Ayu Eka Wiswapani mengaku tidak khawatir anaknya divaksin.
“Malah saya berterima kasih dengan vaksinasi anak ini. Saya mendukung program pemerintah agar anak saya juga sehat, sebab kami keluarga sudah vaksin dosis kedua,” ucapnya. (yan,dum)








