EHang 216 Belum Boleh Lakukan Penerbangan Komersial

0
226
Agustinus Budi Hartono (ist)

KLUNGKUNG – Meski sudah menjalani flight demo yang dihadiri Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, moda transportasi udara tanpa awak, EHang 216, tidak secara otomatis diperkenankan melakukan penerbangan komersial. Demikian mengutip penyampaian Kepala Subdit Sertifikasi Pesawat Udara Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan Agustinus Budi Hartono belum lama ini.

Dikatakan, hal tersebut berkaitan dengan masih adanya beberapa hal teknis yang harus dipenuhi. Termasuk di dalamnya yakni soal regulasi. Pengoperasian pesawat tanpa awak ini memang dalam dua tahun ke depan sudah semakin banyak, dan tentunya sudah tidak mungkin bisa kita bendung. Selaku regulator, pihaknya terus menyempurnakan aturan-aturan kami. Pihaknya terus merevisi dan membuat aturan-aturan baru untuk bisa mengakomodir pengoperasian pesawat udara tanpa awak.

“Kami juga berusaha untuk tidak tertinggal aturan dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini,” ucapnya sembari memastikan dalam pembuatan aturan tersebut, tetap mengacu pula kepada peraturan internasional.

Soal pesawat tanpa awak, sambung dia, sebenarnya sudah dimasukkan pula dalam Undang-Undang Cipta Kerja dan PP 32 Tahun 2020. Selain itu, aturan standarnya pun sesungguhnya sudah dibuat. Dengan demikian, jika di Indonesia ada yang hendak membuat drone atau ada drone dari luar yang akan dioperasikan di Indonesia, maka sudah siap untuk melakukan proses sertifikasi dan validasi.

“Tapi memang bukan hanya dari sisi pesawat saja. Kami juga harus mempertimbangkan hal lain, seperti sisi ruang udara, keamanan, lisensi pilot, termasuk juga organisasi yang nanti akan mengoperasikannya. Itu terus kita sedang lakukan revisi aturan-aturannya. Kita harapkan sebenarnya di akhir tahun ini, atau paling telat di kuartal pertama tahun depan, peraturan tersebut sudah selesai direvisi, disahkan, dan siap disosialisasikan,” sambungnya.

Untuk diketahui, EHang 216 yang diperkenalkan di Indonesia Prestige Image Motocars, baru-baru ini telah melakukan flight demo perdana di Indonesia. Kegiatan yang mengambil lokasi di Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung itu, turut dihadiri Bambang Soesatyo selaku Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Menurut Rudy Salim Direktur Prestige Image Motocars, EHang 216 sebuah moda transportasi udara yang bersifat otonom tanpa pilot di dalamnya. Alat transportasi bertenega listrik itu dioperasikan oleh sistem dari ground control, yang sudah menerapkan artificial intelligence, dan titik-titik penerbangannya sudah disurvey sebelumnya. EHang 216 diklaim aman, karena telah mengeliminasi sedikit potensi human error. (adi/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × five =