Parta Sebut AP I Perbolehkan Avsec Bertato dan Bertindik Melamar

0
107
Anggota Komisi VI DPR RI Nyoman Parta.
Anggota Komisi VI DPR RI Nyoman Parta.

DENPASAR – Anggota Komisi VI DPR RI Nyoman Parta sempat memprotes keras dan memperjuangkan nasib Aviation Security (Avsec) yang sudah bekerja 13 sampai 20 tahun agar tetap bisa bekerja di Airport Ngurah Rai.

Sebab, dalam peraturan yang dibuat sebelumnya, salah satu persyaratan mengganjal yaitu harus melamar kembali dengan persyaratan tidak boleh bertato dan bertindik, baik untuk Avsec junior maupun basic. Padahal, mereka sudah bekerja belasan tahun dan ada juga sampai puluhan tahun dan harus mengikuti seleksi kembali.

Hal itu diungkapkan Nyoman Parta via telepon, Rabu (24/11/2021). Menurutnya, lebih dari 90 orang tidak bisa ikut tes seleksi karena peraturan baru yang dibuat PT APS sebagai anak perusahan Angkasa Pura I.

Politisi PDIP itu menegaskan, seharusnya tes seleksi ini tidak diperlukan lagi karena mereka sudah berlisensi dan sudah lama bekerja. Parta menilai, persyaratan dibuat untuk menggusur Avsec senior karena disinyalir menghindari beban BPJS yang lebih besar karena para Scurity senior sudah pada berkeluarga dan tentu berpengaruh pada besarnya pembayaran iuran ke BPJS baik kesehatan maupun Ketenagakerjaan.

“Setelah diprotes, Angkasa Pura I akhirnya membuat SE baru, bahwa yang bertato dan bertindik bagi mereka yang sudah bekerja diperbolehkan melamar,”ungkapnya.

Parta menegaskan, perjuangan yang dilakukannya belum selesai dan akan tetap ngotot memperjuangkan nasib Avsec supaya bisa lanjut diterima bekerja di Airport Ngurah Rai.

“Perum Angkasa Pura sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harusnya menjadi contoh yang baik dalam membangun iklim perburuhan yang lebih manusiawi, jangan semena-mena,”pintanya.

Sementara, PT Angkasa Pura I Jakarta melalui Direktur SDM dan Umum telah mengeluarkan Surat Edaran baru tertanggal 22 Nopember 2021 yang diteken M. Arifin Firdaus. Pada point kedua surat bernomor AP.I.6710/KP.02/2021/DP-B, menyebutkan terkait persyaratan tidak bertato dam tidak bertindik tersebut tidak diberlakukan bagi tenaga penunjang yang saat ini telah bekerja yang akan mengikuti tahapan seleksi perpanjangan kerjasama. (arn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen + twelve =