Dilimpahkan Tahap II, 24 Tersangka Pemalsu Sertifikat Vaksin Segera Disidangkan

0
267
Tersangka Pemalsu sertifikat vaksin dilimpahkan ke Kejaksaan

KARANGASEM—Satuan Reserse Kriminal Polres Karangasem melakukan pelimpahan tahap II terhadap 22 tersangka pemalsu sertifikat vaksin ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, Senin 25 Oktober 2021.

Pelimpahan yang dilaksanakan secara online itu, berkas perkara para tersangka diseplit menjadi 5 berkas. Empat aktor pemalsu sertifikat vaksin asal Lombok Timur, Nusa Tenggaran Barat, yakni, Ian, Hidayat , Yus dan Apip masing-masing dipisah menjadi satu berkas sesuai peran yang dimiliki. Sedangkan 18 tersangka lainnya yang merupakan anak buah kapal (ABK) dijadikan dalam satu berkas.

Kasi Intel Kejari Karangasem IDG Semara Putra, ketika dikonfirmasi, membenarkan pelimpahan tahap II para tersangka pemalsu dan pengguna sertifikat palsu tersebut.

“Ya tadi pagi berkas dan barang buktinya dilimpahkan tahap II. Tapi, untuk para tersangkanya pelimpahannya dilakukan secara daring,” terang IDG Semara Putra.

Dikatakan, terkait pelimpahan para tersangka itu, Kajari Karangasem Aji Kalbu Pribadi sudah menugaskan empat orang Jaksa Penunutu Umum untuk menangani perkara tersebut. Empat Jaksa tersebut diantaranya I Kadek Wira Atmaja, Bobi Herlambang, Adi Permana.

“Paling lambat, Rabu lusa perkara ini sudah kami limpahkan ke PN Karangasem Karangasem agar secepatnya bisa disidangkan. Saat ini surat dakwaan untuk para tersanhka sedang disusun Jaksa Penutut Umum yang sudah ditugaskan Kajari,” ucapnya.

Dalam berkas yang diserahkan pihak kepolisian ke Jaksa Penuntut Umum, para tersangka dijerat dengan pasal yang berbeda-benda. Pembuat sertifikat palsu dijerat dengan Pasal 263 Ayat (1) Jo Pasal 55 KUHP. Sedangkan bagi yang membeli dikenakan Pasal 263 ayat (2) Jo pasal 55 KUHP, tentang dugaan tindak pemalsuan surat dengan ancaman pidana penjara selama 6 tahun.

Seperti diketahui, empat tersangka yang menjadi aktor utama pemalsuan sertifikat Covid-19 ditangkap di daerah Labuan, Lombok Timur. Sedangkan 18 ABK penangkap ikan yang membawa sertifikat vaksin palsu ditangkap Satuan Reserse Polres Karangasem saat akan menyeberang ke Pelabuhan Lembar, Lombok dari Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis 26 Agustus 2021 lalu.

Awalnya sebanyak 31 penumpang bus yang diamankan petugas, tapi saat dilakukan pemeriksaan, 13 diantaranya termasuk sopir bus dilepas, karena surat vaksin yang dibawa asli.

Sertifikat vaksin Covid-19 palsu yang dijual Ian bersama tiga tersangka lainnya seharga Rp 200 ribu per setifikat. Hasil yang didapatkan itu kemudian mereka bagi berempat. Yus dan Hidayat selaku pembuat sertifikat palsu mendapatkan upah Rp 10 ribu per satu lembar sertifikat sebagai biaya edit dan Ian menyerahkan ke R (ABK) sebesar Rp 125 ribu, sisanya sebanyak Rp 30 ribu itu Ian membaginya bersama Apip masing-masing sebesar Rp 15 ribu. (wat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 5 =