
JAYAPURA – Setelah sebelumnya meraih medali emas, cabang olahraga (cabor) kempo menambah lagi satu medali perunggu. Medali ini dipersembahkan di nomor embu berpasangan I DAN putri melalui Agung Ayu Istri Dharmamega Kelakan dan Riska Meidita yang bertanding di GOR STT GIDI, Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu 10 Oktober 2021.
Mega-Riska berhasil menyumbang perunggu setelah mengumpulkan poin 264 dibawah peraih medali perak pasangan NTT yang mengemas poin 268 dan peraih medali emas pasangan Kalimantan Timur (Kaltim) dengan poin 269.
Riska Meidita usai pertandingan menjelaskan, jika dirinya dan pasangannya sudah mengeluarkan kemampuan teraiknya dan maksimal kendati gagal mempersembahkan emas untuk Kontingen Bali. Raihan perunggu itu sama dengan yang mereka diraih saat Pra-PON Kempo pada 2019 lalu.
“Kami harus tingkatkan fisik dan teknik di kejuaraan selanjutnya,” ujar Riska.
Sementara itu AA Ayu Istri Dharmamega Kelakan mengakui jika ada kekurangan dari beberapa gerakan.
“Tadi main pertama, ada gerakan yang sedikit missed. Tapi mau bagaimanapun, hasilnya sudah maksimal,” ucapnya.
“Syukurnya apa yang kami raih sekarang, sama seperti Pra-PON kemarin,” tambahnya.
Perlu diketahui, Mega saat PON XIX/2016, Jabar berhasil meraih emas di nomor yang sama ketika berpasangan dengan Nistrina Nur Aviva.
Sementara pelatih tim kempo PON Bali Made Mandiyasa atay Dendy mengutarakan, evaluasi tetap akan dilakukan setelah pasangan itu berhasil meraih perunggu. Evaluasi tersebut lebih banyak menyangkut teknik. pungkasnya. (ari)








