
JAYAPURA – Dua judoka putri Bali langsung menggebrak dengan menyumbangkan dua medali emas langsung melalui Ni Kadek Anny Pandini di kelas -57kg putri dan I Gusti Ayu Guna Kakihara di kelas -70kg putri, di GSG Emeneme Yauwarih, Mimika, Kamis 30 September 2021.
Anny Pandini naik podium pertama setelah menyisihkan rivalnya di final yakni Fitrian Hadipa Haniffa dari DKI Jakarta. Sedangkan perunggu di kelas ini diraih wakil Jawa Barat tak lain Herlina Gita Ningsih.
Sementara I Gusti Ayu Guna Kakihara mengalahkan Muji Leksani Listyowati dari Jawa Tengah (Jateng) dengan ippon. Sedangkan perunggu bersama dibagi kepada Dita Aulia Permata Putri dari Papua dan Hevrilia Winda Wati dari Jatim.
Tak hanya meraih dua medali emas, Bali juga menambah pundi medali perunggu yang didapat judoka Kadek Ayu Intan Lestari di kelas -63kg putri dan Putu Wiradamungga Adesta di kelas -81 kg putra.
“Dua kelas yang diikuti Anny Pandini dan Guna Kakihara memang merupakan andalan emas Bali. Dan ternyata prediksi itu terealisasi. Secara keseluruhan, dari enam judoka yang tampil semua sudah berjuang dengan keras, meski hanya empat judoka yang meraih medali,” kata salah seorang pelatih judo PON Bali, Agus Putra Adnyana.
Menyoal laga pada Jumat 1 Okotober 2021, 4 judoka Bali bakal tampil dan kembali diprediksi Agus Putra Adnyana juga berpotensi meraih medali. Salah satunya adalah Gede Ganding Kalbu Soethama di kelas -100kg putra. “Ganding merupakan judoka kami penghuni Pelatnas, peluangnya besar meraih medali emas. Dari KONI Bali menarget judo meraih 2 emas dan itu sudah tercapai. Tapi, kami di PJSI Bali mematok 3 medali emas. Semoga target ini bisa tercapai, atau bahkan bisa terlewati,” kata Agus seraya menambahkan, empat kelas yang akan bertanding yakni -78kg dan +78kg putri serta -100kg dan +100kg putra.
Pangdam IX/Udayana Ucapkan Selamat
Ni Kadek Anny Pandini merupakan prajurit Kowad berpangkat Sertu (K) berdinas di Jasdam IX/Udayana. Kapendam IX/Udayana Letnan Kolonel Kav Antonius Totok Yuniarto mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Sumanjuntak mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih Anny Pandini.
“Atas nama seluruh warga Kodam IX/Udayana, kami mengucapkan selamat dan rasa syukur serta bangga atas prestasi terbaik atas perolehan mendali emas. Teruslah berprestasi sehingga membanggakan Kodam IX/Udayana,” kata Kapendam saat menghubungi Ni Kadek Anny Pandini.
Anny Pandini memiliki segudang prestasi sebagai atlet judo nasional. Ia pernah meraih medali perak di SEA Games 2011 Jakarta-Palembang dan medali perunggu pada SEA Games 2013 di Myanmar. Di SEA Games 2015 Singapura, Anny kembali merebut medali emas.
Pada saat berlaga di SEA Games 2017 di Malaysia, Anny gagal meraih prestasi terbaiknya karena bertanding di kelas 63 kg, saat itu kelas spesialisasinya 57 kg tidak dipertandingkan. “Namun di SEA Games 2019 di Filipina, Anny membayar kegagalannya dengan kembali meraih medali emas saat menghempaskan pejudo asal Negara Vietnam”, jelas Kapendam.
Dalam PON Anny Pandini kembali membuktikan dirinya dapat mempertahankan mendali emas yang diraihnya secara berturut-turut dari pagelaran PON tahun 2008 di Kalimantan, tahun 2012 di Riau, tahun 2016 di Jawa Barat dan saat ini di PON Papua 2021.
“Kami semua berharap prestasi yang ditorehkan Anny Pandini dapat dijadikan sebagai motivasi bagi anak bangsa lainnya terutama prajurit Kodam IX/Udayana untuk selalu berjuang dan berlatih dengan disiplin, agar meraih prestasi tertinggi, mengharumkan nama TNI AD bangsa dan negara”, harapnya.
Sementara itu, Sertu (K) Ni Kadek Anny Pandini, saat dihubungi juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam dan seluruh anggota Kodam IX/Udayana atas dukungan dan doanya sehingga dirinya mampu meraih prestasi tertinggi dan mempertahankan medali emasnya dari mengikuti PON sejak tahun 2008 sampai dengan sekarang tahun 2021.
“Di PON 2021 ini, saya punya target mempertahankan prestasi medali emas yang saya raih di PON 2016. Persaingan yang berat saya rasakan berasal dari judoka sesama pelatnas,” ucap Anny. (ari,dum)








