
BADUNG – Meski belum dibuka karena PPKM, kerinduan masyarakat akan suasana pantai sepertinya tak bisa dibendung. Belakangan, aktivitas di sejumlah pesisir pantai wilayah Kuta mulai menggeliat.
Seperti terpantau di pesisir Pantai Legian pada Minggu 5 September 2021. Sejumlah masyarakat lokal maupun wisatawan terlihat asyik menikmati suasana pantai, mulai dari sekadar duduk-duduk hingga bermain air. Suasana itupun dimanfaatkan sejumlah pedagang untuk mengais rezeki. Salah satunya penyewa payung pantai.
Bendesa Adat Legian AA Made Mantra yang dikonfirmasi mengatakan, sampai saat ini akses masuk pantai belum dibuka karena masih penerapan PPKM. “Desa Adat Legian tidak pernah mengizinkan warga masuk atau melakukan aktivitas di pantai. Kami tidak memungkiri ada satu atau dua orang lolos dan viral. Itu bagian dari kekurangan kami dalam pengawasan. Yang jelas, Desa Adat Legian tetap melarang,” ujarnya.
Sementara, Kepala Satpol PP Badung IGAK Suryanegara mengakui belakangan beberapa masyarakat mendatangi pantai dan pengawasan tetap dilakukan bersama instansi terkait lainnya. “Sabtu kemarin kami melakukan pengawasan dan mengingatkan mereka agar tetap disiplin prokes seperti mengenakan masker dan tidak berkerumun dengan harapan kasus Covid-19 mengalami penurunan sehingga objek wisata termasuk pantai bisa secepatnya dibuka kembali,”ujarnya. (adi)








