
DENPASAR – Pengprov Perkemi Bali akan terus bergandeng tangan dan berkewajiban merealisasikan target meraih 2 medali emas pada PON XX/2021 di Papua, 2-15 Oktober mendatang.Tekad itu disampaikan Wakil Ketua Umum (Ketum) Perkemi Bali Fredrik Billy, usai Pelantikan Pergantian Antar Waktu ( PAW ) Ketua Umum Perkemi Bali periode 2020-2024 dari Adi Priyanto kepada I Wayan Udayana, setelah terjadi mutasi General Manager PLN ( Persero) Distribusi Bali yang pergi dan datang.
Pelantikan sendiri dilakukan di PLN distribusi Bali baru-baru ini. Selain itu ada dua ketua komisi yang diganti karena mutasi ke luar daerah yakni Ketua Komisi Pelajar dan Mahasiswa diganti I Made Suamba dan juga Ketua Komisi Daya,Dana dan Usaha diganti Zufar.
“Setelah meraih 1 emas pada PON Jawa Barat Ketum lama memancang target peningkatan dari 1 menjadi 2 emas pada PON Papua. Tugas kami dibawah kepemimpinan Ketum baru harus melanjutkan target itu dengan kerja keras, seperti disampaikan Pak Wayan Udayana. Prestasi itu terwujud bila semua stake holder yakni atlet, pelatih dan pengurus bergandengan tangan dan bersatu,” jelas Fredrik Billy.
Diakuinya, setelah dilantik, semua pengurus siap bekerja keras untuk menyiapkan kenshi putra dan putri terbaik Bali yang diturunkan di PON Papua demi mewujudkan tekad dua emas itu.
“Sedangkan kepengurusan, Perkemi Bali telah melakukan penyempurnaan kepengurusan dilakukan PAW itu,” sebut ketua Bidang Hukum dan Etika KONI Bali itu.
Sedangkan menurut Udayana, Perkemi Bali langsung tancap gas dengan bertekad besar melanjutkan tekad Ketum lama Perkemi Bali Adi Priyanto yakni memacu peningkatan prestasi kempo Bali di PON. (ari)








