Hari Ini, Pejabat Tinggi Karangasem Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Bedah Rumah

0
1976
Kasi Intel Kejari Karangasem IDG Semara Putra.

KARANGASEM — Sejauh ini, penyidik Kejari Karangasem telah memeriksa 160 orang saksi dalam perkara dugaan korupsi bedah rumah di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, yang sumber dananya berasal dari BKK Kabupaten Badung senilai Rp 20.250 miliar.

Hari ini (Senin 2 Mei 2021), salah seorang pejabat di Karangasem akan diperiksa sebagai saksi. Kabarnya, pemeriksaan berkaitan dengan prosedur dan proses penerimaan BKK dari Kabupaten Badung untuk bantuan 405 unit bedah rumah di Desa Tianyar Barat.

Kasi Intel Kejari Karangasem IDG Semara Putra mengiyakan adanya jadwal pemeriksaan salah seorang pejabat itu. “Ya benar. Kami mintai keterangan berkaitan degan proses dan prosedur penerimaan BKK tersebut,” kata IDG Semara Putra yang dikonfirmasi pada Minggu 2 Mei 2021.

Hanya, Semara Putra tidak menyebut identitas pejabat dimaksud. “Besok sajalah,” ujar jaksa asal Desa Bunutin, Kabupaten Bangli ini.

Ditanya mengenai perkembangan perkara sampai saat ini, Semara Putra menegaskan, dugaan korupsi menetapkan lima orang tersangka itu sudah masuk tahap pemberkasan perkara dan sedang diteliti jaksa peneliti yang dutujuk Kajari Karangasem Aji Kalbu Pribadi agar secepatnya rampung (P21).

Seperti diketahui, Kejari Karangasem menetapkan lima orang tersangka dugaan korupsi bedah rumah di Desa Tianyar Barat pada Jumat 9 April 2021. Kelima tersangka berinisial APJ (Perbekel Desa Tianyar Barat) IGS (Kaur Keungan/Bendahara) dan IGT, IGSJ, IKP–merupakan warga penerima hibah sekaligus pemilik dua rekening simpanan dan juru pesan barang (juru beli) bahan bangunan. (wat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here