Penggerebekan Judi Tajen di Buleleng, Anak di Bawah Umur Pungut Uang Cuk

0
176
DIRILIS : Polisi beberkan tersangka dan barang bukti penggerebekan judi tajen di Buleleng.

DENPASAR – Direktorat Reskrimum Polda Bali menggerebek judi tajen di Dusun Sangambu, Desa Madenan, Tejakula, Buleleng, Kamis (14/1/2021). Dari lima pelaku yang ditangkap, dua orang merupakan ayah dan anak yang masih di bawah umur.

Polisi awalnya menerima informasi dari masyarakat sekira pukul 13.00 WITA adanya kerumunan tanpa menggunakan masker di lokasi. “Setelah kami ke lokasi, ternyata mereka sedang mengelar judi tajen,”ujar Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Djuhandhani Raharjo didampingi Kabid Humas Kombes Syamsi, Jumat (15/1/2021).

Judi tajen langsung dibubarkan dan 10 orang dibawa ke Polda Bali. Hasil pemeriksaan, lima orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Gede Suwartika (45) selaku penyelenggara bersama anaknya berinisial KEA (14), I Nyoman Redana (56) selaku pekembar, I Ketut Mawan (38) dan Gede Monol (44) sebagai wasit. “Anak di bawah umur ini membantu ayahnya mengambil uang cuk. Proses hukum (KEA) sesuai diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak oleh Subdit IV PPA (perlindungan Perempuan dan Anak),”tegasnya.

Sementara, barang bukti yang dibeberkan berupa 35 ekor ayam aduan, uang Rp 6,9 juta, serta perlengkapan judi sabung ayam lainnya.

Sementara, judi tajen di wilayah Desa Nongan, Karangasem, juga sempat viral di media sosial pada 10 dan 11 JanuariĀ  lalu. Kombes Djuhandhani Raharjo menegaskan masih melakukan penyelidikan terhadap judi yang melibatkan ratusan bebotoh hingga menimbulkan kerumunan tersebut. “Saat anggota kami tiba di lokasi sudah bubar, tapi tetap dilakukan penyelidikan berdasarkan video yang beredar dan diduga penyelenggaranya berinisial IM,”tandasnya. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here