Perampok SPBU Diburu, Indrayani Mengaku Trauma

0
58
Rekaman CCTV aksi perampokan di SPBU Benoa.

DENPASAR – Direktorat Reskrimum Polda Bali dan Satuan Reskrim Polreta Denpasar membentuk tim khusus memburu perampok yang menodongkan pistol ke karyawati SPBU di Jalan Raya Benoa, Denpasar Selatan, Rabu (11/11/2020) sekira pukul 13.40 WITA.

Kapolreta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan tim khusus sudah mengantongi ciri-ciri pelaku.”Kami masih melacak keberadaan pelaku dan mudah-mudahan cepat terungkap,”kata Jansen kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Kapolresta belum berani memastikan apakah pistol yang dipakai menodong itu apakah senpi atau mainan.  Ia megungkapkan, dari pemerikaan rekaman CCTV, pelaku mengenakan jaket ojek online (ojol) masuk SPBU milik I Wayan Rastika itu.

Turun dari motor Scoppy, bandit jalanan itu langsung menodongkan pistol ke tiga orang karyawati. Setelah pegawai kabur, pelaku  mengambil sebuah tas.  “Tas yang dibawa pelaku berisi uang hasil penjualan BBM sebesar Rp 3.150.000,”ungkapnya.

Sementara itu, operator SPBU Indrayani mengaku trauma dengan kejadian yang dialaminya. “Saya tidak menyangka karena selama ini belum pernah mengalami kejadian seperti ini. Saya trauma sekali,”ucapnya.

Indrayani menceritakan, saat itu bersama dua temannya, Luh Desi Ratnasari dan Ayu bekerja seperti biasa. Pelaku masuk dan awalnya dikira membeli bahan bakar. “Dia berhenti di tengah sini dan saat turun langsung menodongkan pistol. Saya langsung lari ke ruang istirahat dan dua teman saya lari ke toilet,”ujarnya.

Sambil menodongkan pistol, pelaku mengambil tas serta HP milik Luh Desi Ratnasari. “Kami tidak lihat ciri-cirinya seperti apa karena sudah takut saat dia menodongkan pistol. Dia juga masih pakai helm dan masker,”ujarnya.  (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here