Komang Darmayasa Pimpin YLC Peradi Denpasar

0
257

Pengurus YLC Depasar bersama pengurus DPC Peradi Denpasar


DENPASAR – Guna memberikan wadah kepada para advokat muda dalam berinovasi dan meningkatkan kualitas serta menjembatani transfer ilmu dan pengalaman dari advokat senior, DPC Peradi Denpasar mendorong dan memfasilitasi terbentuknya Young Lawyers Committee (YLC). YLC ini merupakan organisasi sayap DPC Peradi Denpasar dalam rangka mengurangi terjadinya gap antara para senior dengan junior.

Dimotori kalangan advokat muda akhirnya ‘Young Lawyers Committee’ di deklarasikan di Sekretariat DPC Peradi Denpasar, Kamis (5/11/2020). Dalam deklarasi itu langsung dihadiri para advokat muda Peradi termasuk Ketua pertama I Komang Darmayasa, SH., M.H., dan Sekretaris I Gede Yasa Catur Adnyana, S.H. sebagai Sekretaris.

Menurut Komang Darmayasa, semakin bertambahnya jumlah advokat di Bali harus diiringi dengan upaya peningkatan kualitas profesi melalui organisasi advokat. Peran Peradi sangat dibutuhkan dalam upaya itu seperti membantu terjadinya sinergi para senior dengan junior di kalangan advokat.

“Tidak hanya peningkatan kualitas, fokus lainnya dari organisasi ini nantinya adalah membuat program – program inovatif yang dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi kalangan advokat, namun juga masyarakat luas,” ujarnya.

Komang Darmayasa menambahkan, rentang usia bagi para advokat muda yang tegabung dalam YLC yakni antara 25 tahun sampai 36 tahun. Karena itu diharapkan nanti semua anggota muda DPC Peradi Denpasar ikut aktif di YLC.

Ketua DPC Peradi Denpasar Budi Adnyana, menyambut baik serta mendukung sepenuhnya gagasan yang dicetuskan kalangan advokat muda di organisasi yang dipimpinnya.

“Sebetulnya Young Lawyers Committee ini telah terbentuk secara nasional dan juga telah dibentuk di beberapa DPC Peradi di  Indonesia. Karena itu ketika para advokat muda di DPC Peradi Denpasar juga memiliki keinginan sama untuk membentuknya, tentu saya sebagai Ketua DPC menyambut baik, memfasilitasi dan mensupport sepenuhnya”, sebut Budi Adnyana.

Ditambahkan Budi Adnyana, dari hampir 1000 anggota DPC Peradi Denpasar sekitar 70 % adalah advokat muda sehingga penting adanya wadah seperti YLC. Hal ini tepat bagi advokat muda saling berkomunikasi dan tempat untuk mempertemukan para advokat muda dengan kalangan senior yang berintegritas, agar menjadi teladan dan memberikan bimbingan. Dengan demikian kaderisasi advokat akan berjalan di jalur yang benar sesuai semangat officium nobile. 

Selain itu juga sebagai media untuk berkomunikasi antara para yunior dan senior sehingga keberadaan ‘Young Lawyers Committee’ juga sebagai media regenerasi yang tepat untuk menyiapkan para penerus estafet kepengurusan organisasi Peradi.

Sekretaris DPC Peradi Denpasar Fredrik Billy juga menyambut baik dibentuknya organisasi ini.

“Selama kepengurusan saya sebagai sekretaris bersama pak Budi Adnyana sebagai ketua, kami telah banyak sekali melakukan rekrutmen advokat baru melalui PKPA, UPA dan Penyumpahan yang telah berkali – kali kami laksanakan. Lebih dari 500 advokat muda sudah lahir dan memerlukan wadah yang menjembatani hubungan mereka dengan para seniornya baik dalam melaksanakan profesi maupun berkiprah di organisasi advokat. Di sisi inilah saya melihat betapa pentingnya kehadiran YLC bagi kami di DPC Peradi Denpasar,” tandas Fredrik Billy. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here