Polres Klungkung Siapkan Kendaraan Besar, Turunkan 700 Personil Amankan Aksi Damai Warga Nusa Penida

0
377
Warga Nusa Penida menyampaikan penolakan kedatangan Arya Wedakarna (AWK) ke Nusa Penida. Warga bakal menggelar aksi damai di depan Monumen Puputan Klungkung, Selasa (3/11/2020).

KLUNGKUNG-Polres Klungkung mengerahkan kekuatan penuh mengamankan aksi damai warga Nusa Penida yang rencananya digelar, Selasa (3/11/2020).

Polres Klungkung menyiapkan kendaraan besar seperti tiga water cannon dan tiga kendaraan publik addres. Sedangkan personil yang dikerahkan mencapai 700 orang.

Kapolres Klungkung AKBP Bima Aria Viyasa, Senin (2/11/2020) menyampaikan, pengamanan diback-up Polres Gianyar yang mengerahkan 150 personil, Polres Karangasem 150 personil dan Polres Klungkung menurunkan 300 orang plus pengamanan terbuka dan tertutup. “Totalnya mencapai 700 personil. Besok bantuan datang, jam 6 apel dan jam 7 sudah tutup jalur Jalan Diponegoro-Jalan Untung Surapati,” tandas AKBP Bima Aria Viyasa.

Ia memperkirakan jumlah massa mencapai 600 orang. Massa yang menyeberang dari Nusa Penida bakal mendarat di Pelabuhan Tribuana,Desa Kusamba, kemudian diangkut menggunakan 12 truk menuju Kota Klungkung.

“Sesuai pertemuan di Nusa Penida massa yang terdata sebanyak 186 orang, kemudian terdata lagi, massa yang antusias sebanyak 300 orang. Tidak diprediksi semeton Nusa Penida yang ada di Klungkung,Gianyar, Karangasem, Denpasar, diperkirakan mencapai 600 orang,” kata perwira melati dua ini.

Massa akan menyampaikan orasinya di depan Monumen Puputan Klungkung sebagai bentuk protes dan perlawanan atas komentar Arya Weda Karna (AWK) yang diunggah di medsos, soal Bhatara Pura Ped yang dikatakan bukan dewa tapi mahluk suci. Meski sempat diklarifikasi tapi pernyataan AWK itu dinilai melecehkan keyakinan warga Nusa Penida. Masaa rencananya akan diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here