Bongkar Peredaran Narkoba di Karangasem, Polisi Tangkap Tujuh Pelaku

0
39

Polisi menunjukkan barang bukti berupa narkoba jenis sabu yang berhasil disita dari serentetan kasus yang berhasil dibongkar

KARANGASEM – Masa pandemi Covid-19 yang berdampak terpuruknya perekonomian warga, ternyata tidak menyurutkan sindikat bisnis narkoba di Kabupaten Karangasem.

Polres Karangasem berhasil membongkar peredaran narkoba dengan menangkap tujuh orang pelaku, empat orang diantaranya berperan sebagai pengedar. Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini bersama Kasat Narkoba AKP Ketut Edi Susila membeberkan penangkapan para pelaku kepada awak media, Rabu (30/9/2020).

Pertama, polisi berhasil meringkus I MD W (23) yang masih berstatus mahasiswa. Yang bersangkutan kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 0,13 gram dengan cara membungkusnya dengan plastik kemudian ditaruh di bawah sepeda motornya. Pelaku ditangkap di pinggir jalan raya Pesagi pada 15 Agustus 2020 lalu.

Kemudian pada 27 Agustus 2020 polisi menangkap tiga orang pelaku lain sedang bertransaksi di sebuah kamar di Munti Gunung, Kubu Karangasem. Dua orang diantaranya, I WPS dan KS berperan sebagai pengedar narkoba.

Kedua pelaku menjual narkoba seberat 0.04 gram kepada INS dengan harga Rp 150 ribu. Dari hasil pengembangan polisi berhasil mengungkap penyalahgunaan narkoba melibatkan ABK dan pegawai kontrak KSOP kelas II Benoa.

“Satunya sebagai satpam, satu lagi bekerja di dalam,” ujar Kasat Narkoba, AKP Ketut Edi Susila seraya mengungkapkan salah satu pelaku Ibrahim tertangkap membeli narkoba dua paket narkoba, seharga Rp 4,5 juta. Tersangka ditangkap di pinggir jalan raya menuju kapal selam Labuhan Antiga Manggis Karangasem Selasa (8/9/2020).

Dua hari kemudian polisi menangkap JSL di pos satpam kelas II Benoa. JSL merupakan pengedar narkoba yang menjual dua paket narkoba kepada Ibrahim. Sedangkan pengakuan JSL, ia mendaptakan barang haram itu membeli seharga Rp 3,4 juta.

Pada hari yang sama polisi juga berhasil menangkap Jamal yang juga merupakan ABK. Polisi menggerebek Jamal di kamar kos belakang Cocomart Kampyal, Badung. Tersangka mengaku membeli dua paket sabu seharga Rp 2,9 juta dari Wahyu yang kini masih berstatus sebagai buron.

Semua tersangka kini meringkuk di sel tahanan polres..Dari rwntetan kasus tersebut, total barang bukti sabu yang disita polisi seberat 1,81 gram. (ami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here