
BADUNG – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kuta Selatan, merencanakan penambahan panel untuk melakukan percepatan rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 14 Februari 2024 lalu. Rencana tersebut masih melalui proses pembahasan, Senin (19/2/2024).
“Mudah-mudahan bisa. Kami rencananya melakukan penambahan panel lagi 1 tempat, sehingga menjadi 4 panel. Tadi kami sudah lapor ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Badung. Lagi sebentar, kami akan rapat di PPK mengenai hal tersebut,” sebut Ketua PPK Kuta Selatan, Wayan Suparta.
Diceritakan dia, pleno rekapitulasi sebenarnya dijadwalkan terlaksana dari tanggal 15 Februari hingga 2 Maret 2024. Namun, mempertimbangkan adanya hari raya umat Hindu pada akhir Februari 2024 mendatang, maka awalnya proses rekapitulasi ditarget selesai pada tanggal 25 Februari.
Namun seiring berjalannya waktu, ternyata terjadi gangguan pada sistem SIREKAP. Yang mana hal tersebut secara tidak langsung telah mempersempit waktu penyelesaian proses rekapitulasi.
“Karena kita kebanyakan umat Hindu, dan di tanggal 28 Februari adalah Hari Raya Galungan, maka di awal kita targetkan tanggal 25 sudah bisa selesai di Kuta Selatan. Tapi karena sistem SIREKAP ini down dan sekarang ada maintenance, nampaknya itu tidak bisa berjalan sesuai harapan kita. Namun demikian, jika bisa ditambah lagi satu panel, kami optimis bisa sesuai target. Dengan catatan, tidak lagi ada kendala di sistem SIREKAP ini,” sebutnya.
Untuk diketahui, dalam Pemilu 14 Februari 2024, Kuta Selatan total memiliki jumlah TPS sebanyak 314 TPS. Akibat gangguan sistem SIREKAP, dari jumlah tersebut baru ada 65 TPS yang rampung diplenokan. Rinciannya yakni 15 TPS di Desa Kutuh (selesai), 16 TPS di Kelurahan Tanjung Benoa (selesai), 25 TPS di Kelurahan Jimbaran (sisa 88 TPS), 6 TPS di Desa Ungasan (sisa 37 TPS), dan 3 TPS di Desa Pecatu (sisa 21 TPS). Sementara untuk 103 TPS di Kelurahan Benoa, total masih belum. (adi,dha)








