
DENPASAR – Cabang olahraga (cabor) panjat tebing mencetak sejarah untuk jumlah kelolosan atlet ke PON.
Itu terbukti dari tim panjat tebing Bali di Babak Kualifikasi BK PON 2023 mampu meloloskan atlet terbanyak yakni 13 orang. Rata-rata merupakan atlet pemula/ atlet muda yang duduk di kelas 1 dan 2 SMA dari 20 atlet yang turun.
“7 atlet yang tidak lolos PON 2024 sebagian besar merupakan atlet senior yang sudah pernah ikut PON sebelumnya. Sedangkan untuk ranking, Bali berada diurutan 7,” ungkap Putu Yudi Atmika saat dihubungi, Rabu (1/11/2023).
Hasil tersebut diakuinya sangat membanggakan karena disamping prestasi tersebut bisa dijadikan modal untuk mengejar target sebenarnya di PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), juga atlet yang lolos PON 2024 merupakan atlet muda Bali yang ke depannya akan diandalkan Bali maupun daerahnya masing-masing.
“Jadi semakin banyak yang lolosPON XXI maka akan semakin besar peluang juga mengejar medali nantinya. Ini pastinya menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet muda putra-putri panjat tebing kita,” tegas Yudi Atmika yang juga pengurus KONI Bali itu.
Pria yang berprofesi sebagai ASN di Kabupaten Badung tersebut juga menilai dengan para atlet muda maka panjat tebing Bali tidak akan kehabisan atlet berpotensi serta bertalenta di BK PON atau PON-PON ke depannya.
“Para atlet muda ini ke depannya akan semakin matang dan kami tidak akan khawattir lagi ke depannya. Apalagi di PON 2028 mereka akan semakin matang lagi dari sisi segalanya, baik dari kualitas teknik maupun kualitas fisik, mental bertanding serta utamanya jam terbang bertanding di even-even nasional,” pungkas Yudi Atmika serya menambahkan jika usai BK PON 2023 tim panjat tebing Bali tetap dievaluasi dilakukan pembenahan jika ada yang kurang. (ari/jon)








