
BULELENG – Tahapan pesta demokrasi, Pemilu tahun 2024 terus bergulir menuju Hari Pemungutan Suara tanggal 14 Februari 2024.
Tak hanya tahapan pencermatan daftar calon sementara (DCS) anggota legislatif DPRD Kabupaten Buleleng, KPU Buleleng yang kini dikoordinir Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan juga mulai mempersiapkan tempat berikut tata kelola logistik.
“Rakor melibatkan seluruh PPK se-Kabupaten Buleleng bertujuan untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi dengan stakeholder terkait khususnya dalam tata kelola logistik, sehingga tidak terjadi persoalan keterlambatan pendistribusian logistik seperti tahun 2019 lalu,” tandas Lidartawan usai memimpin Rakor Persiapan Pengelolaan Logistik Pemilu tahun 2024 di Berutz Bar dan Resto Singaraja, Jumat (20/10/2024).
Melalui rakor, kata Lidartawan yang langsung meninjau Gudang Logistik KPU Buleleng di Jalan Dewa Putu Kerta Desa Pemaron Kecamatan Buleleng, seluruh jajaran PPK dan PPS diajak untuk bersama-sama bertanggungjawab dan bekerja sebaik mungkin dalam menatakelola logistik agar pengalaman yang kurang baik tahun 2019 tidak terulang.
“Logistik harus dipersiapkan dari awal, mulai dari penerimaan, pengelolaan dan pendistribusian harus dilakukan dengan matang dan baik. Jangan sampai kejadian tahun 2019 terulang lagi, H+2 jam logistik baru datang di TPS dan saya tidak ingin kejadian seperti itu terulang lagi, saya yakin kalau Buleleng jengah kita pasti bisa melakukan dengan baik,” tegasnya.
Dengan gudang yang representatif, pengelolaan logistik yang sudah mulai terdistribusi ke Buleleng bisa berjalan sesuai harapan.
Lidartawan berkomitmen untuk memprioritaskan distribusi logistik Pemilu ke Kabupaten Buleleng selain memiliki wilayah paling luas, jumlah pemilihnya terbanyak di Provinsi Bali.
“Kami prioritaskan distribusi logistik Pemilu ke Buleleng karena wilayahnya luas dan jumlah pemilihnya terbanyak, sehingga penyiapan logistiknya bisa lebih awal dan maksimal dilakukan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran PPK dan PPS untuk melakukan pemetaan terkait persoalan yang mungkin terjadi termasuk penyelamatan logistik dari hujan.
“Lakukan kordinasi intens dengan pihak terkait dalam pendistribusian dan pengamanan logistik mulai diterima PPK hingga kembali ke gudang KPU. Saya janji, memberikan penghargaan kepada PPK terbaik yang mampu menjalankan tugas dengan baik tanpa ada persoalan,” pungkasnya.(kar/jon)








