
DENPASAR – Setelah resmi mengubah status lembaga menjadi Primakara University, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Primakara telah memilih dan menetapkan I Made Artana,S.Kom,M.M sebagai Rektor Primakara.
Pendiri Primakara University ini resmi dilantik sebagai Rektor Primakara University, Jumat (18/8/2023). Pelantikan disertai dengan peresmian Sekretariat Bersama Bali Digital yang menandai komitmen kuat Primakara dalam mendukung pengembangan ekonomi digital di Bali dan sekitarnya.

Pada sambutannya, I Made Artana mengumumkan Perubahan ini merupakan bagian dari perjalanan panjang dan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan dukungan terhadap ekonomi kreatif digital di Indonesia.
Perubahan status kelembagaan ini secara resmi tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 433/E/O/2023 tanggal 22 Mei 2023 tentang Izin Penggabungan Akademi Akuntansi Denpasar dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Primakara menjadi Universitas Primakara.
Langkah ini juga mencerminkan tingginya kepercayaan yang diberikan oleh mahasiswa, masyarakat, serta pihak-pihak yang berkepentingan kepada Primakara. Transformasi ini sejalan dengan peran Primakara sebagai pembangun ekosistem ekonomi kreatif digital, yang terus tumbuh dan berkembang.
“Primakara University adalah bukti nyata dari komitmen kami untuk memberikan pendidikan tinggi yang relevan dengan zaman ini dan untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif digital,” kata Made Artana.
Made Artana sendiri adalah sosok visioner yang merupakan lulusan Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia.
Sejak tahun 1999, ia telah sukses membangun bisnis IT di Bali melalui perusahaannya, PT. Bali Soket Informindo (IT Solution Provider), PT. Bali Medianet Internusa (Internet Service Provider), dan Study Bali International (e-Learning English School).
Setelah meraih sukses dalam dunia bisnis, Made Artana kembali berkontribusi dalam dunia akademis. Ia mengakuisisi Alfa Prima dari Primagama Group pada tahun 2010, mendirikan STMIK Primakara pada tahun 2013, dan pada tahun 2023 mengantarkan STMIK Primakara bertransformasi menjadi Primakara University atau Universitas Primakara.
Melalui institusi pendidikan yang ia dirikan, Made Artana bertekad untuk mendidik generasi muda, terutama dalam bidang kewirausahaan dan pengembangan startup digital.
Tidak hanya aktif dalam dunia pendidikan, Made Artana juga berkontribusi melalui berbagai organisasi. Ia menjadi Dewan Pembina HIPMI Bali, Wakil Ketua Bali Tourism Board, Dewan Pembina Ikatan Guru Indonesia Wilayah Bali, serta anggota Kelompok Ahli Bidang Pembangunan Provinsi Bali, dan peran lainnya.
Ia juga aktif dalam pengembangan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda, termasuk sebagai pembicara dalam berbagai kegiatan, termasuk dalam side event G20 yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas, dan sebagai juri dalam berbagai event seperti Wirausaha Muda Mandiri, Wirausaha Muda Denpasar, dan lainnya.
Made Artana juga berhasil meraih gelar Juara 1 Penggerak Wirausaha Muda Berprestasi Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga pada tahun 2017.
Dengan perubahan menjadi universitas serta kepemimpinan yang inspiratif dan berdedikasi dari Made Artana, Primakara University terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan berkualitas, mendorong inovasi, dan mendukung perkembangan ekonomi kreatif digital di Indonesia.
Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster yang hadir dalam pelantikan Rektor ini, menyambut hangat adanya Primakara University sebagai motor penggerak perkembangan ekonomi berbasis pada teknologi digital serta membawa masyarakat bali yang bertalenta. (wb3,dha)








