
DENPASAR – Sejak dibuka satu dasawarsa lalu, Primakara telah mempersiapkan diri untuk menjadi University dengan menciptakan produktivitas lulusan profesional yang berkualitas dan ahli di bidang Information technology (IT) serta bisnis.
Hal ini disampaikan Founder dan Rektor Primakara University, I Made Artana, S.Kom., M.M, saat Media Gathering di Denpasar, Rabu (9/8/2023). Rektor Artana sendiri pengalaman lebih dari 20 tahun di bisnis IT, terlebih sejak tahun 1999 sukses membangun bisnis IT melalui perusahaan miliknya.
Kali ini, Primakara University dilengkapi dengan dua Fakultas, yakni Fakultas Teknologi Informasi dan Desain dengan Program Studi (Prodi) S1 Informatika, Prodi S1 Sistem Informasi, Prodi S1 Sistem Informasi Akuntansi, dan Prodi S1 Desain Komunikasi Visual.
Dan Kedua, Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan Prodi S1 Bisnis Digital, Prodi S1 Manajemen, Prodi S1 Akuntansi.
Rektor Primakara University I Made Artana, yang sekaligus Ketua Umum HIPMI Bali Digital ini menambahkan bahwa Primakara berkembang pesat dengan passion-nya dalam dunia pendidikan dengan mengakuisisi Kampus Alfa Prima dari Primagama Group pada Tahun 2010 dan melanjutkan dengan mendirikan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Primakara pada Tahun 2013. Kemudian tumbuh meningkat status kelembagaannya menjadi Primakara University di Tahun 2023.
“Primakara didirikan sejak Tahun 2013, dan pada September 2023 ini akan genap memasuki usia ke-10 Tahun. Menariknya, di usia menuju 10 Tahun kita sudah mampu bertransformasi menjadi universitas. Jadi, nama Primakara ini pun dari awal sudah dipersiapkan untuk menjadi nama Primakara University,” ujar Rektor Primakara University I Made Artana.
Di tengah perkembangan revolusi 4.0, generasi saat ini dibutuhkan memperoleh pendidikan dengan cara yang berbeda. Primakara University terus mencetak lulusan dengan memiliki jiwa entrepreneur berbasis teknologi digital.
Selain itu, Primakara University mendorong sistem belajar yang mengedepankan materi relevan dengan kebutuhan industri bersama dosen lulusan dari perguruan tinggi terkemuka, termasuk puka melakukan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
“Primakara University hadir sebagai kampus yang relevan sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan generasi kekinian. Bahkan, sejak awal berdiri kami komitmen untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dengan basis kompetensi IT dan bisnis yang kuat,” terangnya, sembari menekankan 19,05% lulusan Primakara sudah menjadi pengusaha digital (technopreneur) dan sekitar 69,20% mahasiswa/i Primakara sudah bekerja sebelum wisuda.
Rektor Artana mencermati bahwa terkadang tidak disadari muncul perkembangan pesat kedepannya. Kebutuhan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) dan berbagai lapangan pekerjaan berbeda, tentu harus diikuti edukasi atau cara menggali ilmu pendidikan yang berbeda.
“Karena itulah kami membuat Primakara, di mana saat tahun 2013 belum banyak orang-orang yang mengetahui ekonomi digital. Primakara telah konsisten tumbuh ekonomi digital dan revolusi 4.0,” beber alumni Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI) ini.
Saat ini, hadirnya generasi Z tentu akan menjadi peluang dan pemahaman pemikiran yang berbeda dalam mengelola pekerjaan baru ke depan. Primakara University berkembang handal melihat prospek IT dan bisnis kedepannya.
Di masa akan datang Primakara University, sekaligus berupaya menghidupkan industri digital di Bali, baik ilustrasi, animasi, games industri, musik, film, dan beragam hal lainnya.
“Primakara University tetap relevan di tengah perubahan besar akibat era revolusi industri 4.0 dan gelombang ekonomi digital. Bahkan, diketahui di Indonesia saat ini mengalami darurat programmer, sehingga sektor terkait juga makin dikembangkan di Primakara,” tegasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Kampus Primakara sempat dikunjungi para Menteri, seperti Menteri BUMN RI Erick Thohir, pada 19 September 2021 lalu.
“Saya rasa apa yang dibuat oleh Primakara ini adalah inovasi yang luar biasa. Bagaimana sudah memikirkan era digitalisasi yang akan terus menjadi gelombang baru yang besar, di mana Indonesia harus menang,” kata Erick Thohir saat kunjungan.
Kunjungan lainnya dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, Teten Masduki yang mengakui bahwa Primakara merupakan kampus yang mampu memberi ruang di bidang startup IT. (wb3)








