
Foto : Pemain Real Madrid melakukan selebrasi usai membobol gawang Bhayangkara Presisi.wb/iyc2023
DENPASAR – Real Madrid Junior masih terlalu kokoh bagi Bhayangkara Presisi FC setelah keduanya bentrok dengan hasil akhir 3-1 untuk kemenangan Real Madrid Junior, pada Turnamen sepakbola International Youth Championship (IYC) 2023 di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Rabu (9/8/2023) malam.
Seperti biasanya, Real Madrid tampil agresif dan menekan sehingga membuat Bhayangkara Presisi harus kerja keras untuk meredam serangan lawan. Tapi Real Madrid tetap Real Madrid yang akhirnya mampu membobol gawang lawan tiga gol dan Bhayangkara membuat satu gol hiburan.
Tiga gol Real Madrid dilesakkan Aimar Santiago Gonzales di menit 23, Mario Rivas Lagos menit 39 dan Jose Antonio Reyes Lopez di menit 42 ke gawang Bhayangkara Presisi FC yang dikawal Muhammad Iqbal Septian.
Sedangkan satu gol hiburan yang membuat jebol gawang Real Madrid dengan pilar terakhir kiper Diego Arroyo Sanches dicetak pemain Bhayangkara Presisi, Ahmad Fahrul Aditya di menit 49.
Usai laga, pelatih Bhayangkara Presisi Junior, Dwi Priyo Utomo menjelaskan jika timnya sudah berusaha tampil maksimal. “Kita tahu bagaimana pemain Real Madrid yang memang secara kualitas pemain dan performa lebih bagus,” kata Dwi Priyo Utomo.
Lantas lebih sulit mana melawan Barcelona dibanding Real Madrid ? “Sam sulitnya. Hanya bedanya kalau Real Madrid memiliki skill invidu pemain dan taktik strategi bagus, sedangkan Barcelona memiliki dribling bola apik untuk invidu pemain. Itu bedanya,” terangnya.
Di lain pihak, arsitek Real Madrid, Alvaro Gomez Rey Gonzales mengutarakan jika timnya hanya mampu mencetak gol karena salah satunya faktor non teknis yang dirasakan skuad Real Madrid cukup panas.
“Ya cuaca cukup panas yang kami rasakan memang sedikit berpengaruh pada tim kami. Tapi kami senang tapi kami juga merasakan bagaimana tekanan-tekanan dilakukan lawan juga sempat membuat kami kewalahan. Soal el classico dipertandingan berikutnya kami akan selalu siap dan laga itu pasti ditunggu penggemar kedua tim,” terang Alvaro Gomez.
Sementara itu pada laga kedua antara Barcelona dan Kashima Antlers berakhir imbang 1-1.Performa Kasima Antlers tampak berbeda di babak I melawan Barcelona. Malah klub asal Jepang tersebut unggul lebih dulu melalui pemainnya Tokuda Homare menit 45 + 1.
Gol ini sekaligus menjadi penutup babak I. Hanya saja di awal babak II Barcelona mampu menyamakan kedudukan di menit 49 usai pemainnya Cristobal Munoz Lopez mampu melesakkan bola ke gawang Kasima Antlers yang dijaga kiper Kishino Eita. Skor imbang 1-1 ini bertahan sampai laga usai. (ari,dha)








