SportTerkini

Teco Minta Maaf ke Suporter Usai Ditekuk PSS Sleman 0-1

foto : Privat Mbarga (kanan) telah bekerja keras tapi tetap tak mampu memenangkan Bali United.wb/ist

GIANYAR – Hasil buruk dirasakan skuad Bali United setelah tumbang di markas sendiri setelah dipermalukan tim tamu PSS Sleman 0 – 1 pada laga perdana atau duel pembuka Liga 1 musim 2023/2024 di Stadion Dipta Gianyar, Sabtu (1/7/2023).

Gol semata wayang PSS Sleman itu dilesakkan Ricky Ricardo Cristian G. T. Cawor di menit 47. Teco langsung minta maaf ke suporter. Gol tunggal yang terjadi ke gawang Serdadu Tridatu yang dijaga kiper Adilson Aguero Dos Santos atau akrab disapa Maringa itu berawal dari kesalahan Brwa Hekmat Nouri yang yang terlalu pelan ke arah Maringa, sehingga dengan mudah diserobot Cawor dan di akhiri dengan bola lob ke atas melewati Maringa dan bola berhenti di dalam gawang Maringa.

BACA JUGA:  Rumah Layak Huni Untuk Dadong Suadi di Hari Bhayangkara ke-80

Tertinggal satu gol, para pemain Bali United mecoba melakukan tekanan namun pertahanan Super Elja sangat kokoh dan sulit ditembus. Akibatnya sampai masa normal pertandingan 90 menit berakhir tidak ada gol lagi selain gol Cawor tersebut.Arsitek Bali United Stefano “Teco” Cugurra usai laga meminta maaf kepada para suporter karena belum bisa memberikan hasil terbaik.

“Saya minta maaf ke suporter karena karena tidak bisa memberikan hasil positif. Kami memiliki banyak peluang tapi masih kesulitan dalam mencetak gol. Ini menjadi evaluasi ke depan agar lebih baik lagi,” kata Teco.

Dirinya melihat jika situasi sulit mecetak gol hanya karena faktor pemainnya kurang tenang saja. “Kami juga masih memiliki pemain baru yang belum bergabung dan kami tunggu itu secepatnya agar nantinya tim akan semakin kuat dan bagus,” terangnya.

BACA JUGA:  Proses Hukum 'Batuampargate', Gugatan Bupati Diterima, PN Singaraja Buka Ruang Mediasi

Sementara itu, pemain Bali United Elias Dolah mengutarakan jika rekan-rekannya sudah bekerja keras tapi hasil tetap diluar harapannya. “Tapi kami dalam satu tim tidak mau menunjuk siapa yang salah dan akan kami perbaiki,” jelas Dolah.

Di lain pihak, pelatih PSS Sleman Marian Cucchiaroni Mihail mengaku jika sebenarnya permainan Bali United lebih bagus, tapi timnya lebih banyak mampu menerapkan taktik dan strategi dengan benar. “Kami sukses melakukan itutapi kami tidak mau berselebrasi berlebihan karena pertandingan masih Panjang,” ungkapnya.

Sedangkan salah seorang pemain PSS Sleman, Kim Kurniawan jika kemenangan timnya itu merupakan modal penting untuk pertandingan selanjutnya. “Kami sudah menemukan matching tim, dan kami akan selalu fokus pada pertandingan demi pertandingan ke depannya,” tutup Kim Kurniawan. (ari/dha)

Back to top button