
KUTSEL – Papan nama Lapangan Lagoon Nusa Dua mengalami kerusakan. Sejumlah hurufnya rontok, sehingga membuat tulisannya berubah menjadi Lapangan Aoon Nusa Dua.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Benoa, I Wayan Ambara Putra mensinyalir, kerusakan terjadi akibat dua faktor. Pertama yakni perilaku orang tidak bertanggungjawab, dan kedua adalah pengaruh cuaca.
Kata dia, saat ini Lapangan Lagoon masih dalam status pengelolaan oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Karenanya, kondisi itu dipastikan sudah dilaporkan ke instansi terkait, dengan harapan agar segera disikapi.
“Itu sudah kami laporkan, katanya akan segera diperbaiki,” sebutnya, Minggu (5/2/2023).
Dia berharap, pengelolaan Lapangan Lagoon ke depannya bisa diserahkan kepada pihaknya. Tujuannya tiada lain adalah untuk memaksimalkan pengawasan dan perawatan.
“Yang kami ajukan ini adalah bentuk pengaturan partisipasi, pengawasan, dan perawatan,” sambungnya.
Di sisi lain Ambara menyampaikan bahwa melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Benoa Tahun Anggaran 2024, pihaknya juga telah mengusulkan pemagaran terhadap area utama Lapangan Lagoon. Supaya rumput lapangan ke depannya tidak rusak oleh berbagai aktivitas lain di luar olahraga.
“Pemagaran kami usulkan hanya untuk area utama lapangan, sehingga sisanya masih bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain, seperti gelar pasukan dan lain sebagainya,” pungkasnya. (adi/jon)








