
KUTA – Tunas Jaya Sanur (TJS) – Bianglala KSO sebagai kontraktor proyek Penataan Pantai Samigita (Samigita) berjibaku menggenjot capaian progres di tengah situasi cuaca yang kurang bersahabat. Termasuk di antaranya berupa perampungan patung-patung ikon, seperti Patung Dewa Dewi yang berlokasi di area Pantai Jerman, tidak jauh dari Pura Cedok Waru.
Project Manager TJS – Bianglala KSO, Nyoman Agus Sandika menuturkan, patung tersebut sesungguhnya sudah mulai digarap sejak 3 bulan lalu. Proses sudah melangkah pada tahap finishing.
“Kini tinggal pewarnaan ombak-ombakan di bagian bawah,” ungkapnya, Senin (26/12/2022).
Ada tiga patung utama dalam rangkaian Patung Dewa Dewi tersebut. Dua di antaranya memiliki tinggi 9 meter dengan berat sekitar 30 hingga 40 ton. Sementara satu lainnya adalah setinggi 18 meter dengan berat yang mencapai 60 ton.
“Kekuatan fondasi tentu sudah kami perhitungkan,” sambungnya.
Tiga patung utama dalam satu padestal itu, kata dia, masing-masing menggambarkan sosok Ratu Laut Selatan (sisi paling selatan), Dewa Baruna (tengah), dan Dewi Kwan Im (utara). Semuanya menghadap ke timur laut atau arah Gunung Agung (Tohlangkir).
“Ketiga patung itu dikerjakan langsung di tempat. Ketika fondasi dan struktur kolom selesai, itu langsung disusul bentuk patung di atasnya,” imbuhnya.
Ditambahkan, patung ikonik karya kolaborasi maestro Nyoman Sunada (Jimbaran) dengan Wayan Winten (Ubud) dan Nyoman Sudarwa (Penatih) tersebut. (adi/jon)








