
JEMBRANA – Setelah selama sepekan arus lalu lintas di Jembatan Bilukpoh diberlakukan sistem buka tutup, kini jembatan yang terletak di perbatasan Kelurahan Tegal Cangkring dengan Desa Penyaringan tersebut sudah dioperasikan dari kedua arah.
Pengoperasian dari kedua arah itu mulai diujicobakan Sabtu (21/10/2022) dini hari. Uji coba tersebut dilakukan oleh Polres Jembrana setelah berkoordinasi dengan Balai Jalan yang sebelumnya juga sudah melakukan pemeriksaan, serta penguatan dengan pemasangan plat baja dan karung pasir pada beberapa bagian tiang dan dasar jembatan, yang mengalami kerusakan akibat hantaman banjir.
Uji coba dilakukan tepat pukul 00.45 wita. Alasan uji coba dipilih waktu pada dini hari lantaran jenis kendaraan berat melintas di jalur Denpasar-Gilimanuk, mayoritas di waktu malam. Dengan uji coba ini, juga untuk mengetahui kekuatan jembatan saat dilintasi kendaraan dengan muatan berat secara bersamaan.
“Dari hasil koordinasi kami dengan Balai Jalan yang menangani jembatan Bilukpoh, bisa dilaksanakan uji coba untuk dua jalur, “ Kapolres Jembrana AKBP Dewa Gde Juliana yang memantau langsung pelaksanaan uji coba.
Dari uji coba selama satu jam itu, petugas dari Balai Jalan melihat saat dilintasi kendaraan termasuk kendaraan dengan muatan berat tidak terjadi pergerakan atau goyangan. Sehingga kemungkinan jembatan Bilukpoh seterusnya bisa difungsikan normal.
“Menurut pihak balai jalan, kekuatan dan kelayakan jembatan bisa untuk dilalui dua jalur atau difungsikan normal. Tinggal perbaikan -perbaikan yang lainnya masih dilakukan,” paparnya. (ara,dha)








