
MANGUPURA – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung (Disperpa) Badung, Senin (6/6/2022) menurunkan Tim Kesehatan Hewan, untuk melakukan pemeriksaan babi yang maupun daging babi setelah dipotong. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan daging babi aman dan layak dikonsumsi.Petugas diturunkan diseluruh kecamatan, bertugas sampai Selasa (7/6/2022).
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Wayan Wijana mengatakan mengatakan pemeriksaan terhadap babi sudah dilakukan beberapa hari terakhir.
“Untuk pemeriksaan sudah dilakukan dari beberapa hari lalu. Yakni pemeriksaan babi yang sebelum di potong,” katanya.
Tim kesehatan yang diterjunkan berjumlah 62 orang. Puluhan tim kesehatan hewan ini akan melakukan pemeriksaan di beberapa lokasi di Badung. Namun sebagian besar sasarannya yakni pemotongan hewan.
“Kegiatan ini rutin kami laksanakan, sesuai jadwal mulai hari ini mereka sudah turun ke lapangan,” bebernya.
Ditambahkannya, pemeriksaan bertujuan memastikan babi aman untuk dikonsumsi. Begitu juga memastikan babi yang di potong tidak terkena sakit. Pemeriksaan babi sebelum babi dipotong (pemeriksaan antemortem) sesuai standar melihat ciri-ciri fisik, termasuk sehat tidaknya hewan yang bakal dipotong.
Untuk pemeriksaan postmortem atau yang sudah di potong, dilakukan pada bagian organ dalam hewan seperti hati, limpa, dan paru. Bila ditemukan penyakit, maka daging babi tersebut layak untuk dikonsumsi.
“Kami berharap daging yang dikonsumsi masyarakat Badung aman. Sehingga tidak terserang penyakit usai mengkonsumsi daging babi tersebut,” harapnya seraya menambhkan untuk hari raya Galungan kali ini stok babi lebih 50 persen dari kebutuhan. Jumlah babi yang siap potong sekitar 3.059 ekor. (lit/jon)








