
JEMBRANA – Pasca Idul Fitri, aktivitas bongkar muat kendaraan wisatawan domestik (wisdom) ke Bali, melalui Pelabuhan Gilimanuk, di Kecamatan Melaya, terus mengalami lonjakan signifikan.
Pantauan Kamis (5/5/2022) Kedatangan para pelancong ini, berbaur dengan para pemudik yang sudah mulai balik ke Bali pada H+3 ini, kendaraan wisdom didominasi kendaraan kecil.
Demikian pula kapal-kapal yang bongkar muat di Pelabuhan Gilimanuk, didominasi mobil pengangkut wisatawan. Salah satu wisatawan domestik Roni mengaku jika berlibur ke Bali setelah Lebaran untuk menghindari macet.
Wisatawan asal Bogor ini berlibur ke Bali bersama keluarga sampai Minggu. “Liburannya setelah Lebaran ya untuk menghindari antrean panjang di jalan,” jelasnya.
Sedangkan Rendy Jayadi mengaku sengaja berlibur ke Bali bersama keluarga naik mobil memanfaatkan libur panjang lebaran ini. Menurut wisatawan asal Jawa Tengah itu, Pulau Bali menjadi tujuan tempat berwisata karena juga sudah cukup lama keluarganya tidak melancong ke Pulau Dewata.
“Sebelum corona, sering ke beberapa objek di Kuta. Mungkin kali ini ambil selama sepekan menginap, rencananya ke Ubud,” terangnya.
“Semoga nanti waktu pulang tidak macet, tadi malam syukur lewat tol dari Semarang jalannya lancar. Keluar tol Probolinggo juga padat lancar,” katanya.
Akses jalur trans jawa melalui Tol yang semakin cepat dilintasi mobil pribadi, menunjang para wisatawan dari Jawa Tengah dan Jawa Barat liburan ke Bali.
Di sisi lain Sulistyo pemudik yang kembali dari mudik Lebaran asal Banyuwangi, mengaku memilih balik dari mudik lebih awal agar terhindar dari kemacetan terutama di Pelabuhan Ketapang.
“Biasanya kalau di hari puncak balik, bisa kejebak macet,” ungkap pria yang mengaku kerja di wilayah Ubud Gianyar.
Sementara itu, dari data yang dihimpun mulai Rabu (4/5/2022) juga sudah mulai ada pergerakan kenaikan orang masuk ke Bali dengan didominasi mengendarai KK atau mobil pribadi.
Demikian pula Selasa (3/5/2022) hingga Rabu (4/5/2022) tercatat ada 31 ribu penumpang dari Jawa ke Bali dengan 6.747 kendaraan.
Jumlah itu hampir menembus jumlah penumpang masuk ke Bali pada puncak arus mudik H-2 atau Sabtu (30/4/2022) lalu, yakni 32 ribu penumpang dengan 6.179 kendaraan. (ara,dha)








