
JEMBRANA – Guna membantu peningkatan usaha tenun serta pengolahan biji kakao, Koperasi Kakao Kerta Semaya yang bergerak di pengolahan kakao fermentasi dan Koperasi Tenun Yastiti Rupa, mendapat bantuan pinjaman dana pemerintah.
Dana pinjaman daerah, mencapai 1,5 miliar kepada kedua Koperasi tersebut diserahkan simbolis kepada pengurus Koperasi di rumah jabatan Bupati Jembrana, Senin (18/4/2022).
Adapun alokasi dana talangan tersebut sebesar Rp1 miliar diterima Ketua Koperasi Kakao Kerta Semaya I Ketut Wiadnyana dan 500 juta kepada Ketua Koperasi Tenun Yastiti Rupa Ni Ketut Rinduasih.
Pada penyerahan tersebut, Bupati Tamba berharap dana talangan ini dapat meningkatkan produksi serta kualitas yang dihasilkan, baik produksi tenun maupun kakao.
Lebih lanjut Bupati Tamba menambahkan bahwa tahun ini Jembrana akan memiliki sentra tenun. Ini akan menjadi pusat kerajinan tenun, baik itu tenun endek maupun songket.
“Di sentra tenun itu tidak hanya soal produksi dan penjualan, juga ada kegiatan peragaan busana, gathering silahkan angkat tenun yang kita produksi,” paparnya.

Demikian pula pengolahan kakao. “Coklat Pak Ngah sudah sering diperkenalkan kepada para tamu di pemerintah bahkan sampai ke tingkat kementerian di pusat. Saya punya pemikiran biar Coklat Pak Ngah yang diproduksi di Jembrana, bisa dikemas dalam bentuk sasetan, dan tersedia di setiap warung-warung,” tegasnya.
Ketua Koperasi Kakao Kerta Semaya I Ketut Wiadnyana mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan ini. Dana ini digunakan untuk membeli biji kakao lebih banyak dari para petani.
Wiadnyana menambahkan produk Coklat Pak Ngah telah dipromosikan dalam acara Traksi, yang mana dalam acara tersebut juga mengundang produsen coklat berkualitas dari mancanegara.
“Di acara Traksi kita promosikan, dan juga sudah dicicipi oleh dari Valrhona Perancis. Kami berbangga sekali karena bisa mempengaruhi produsen coklat besar diluar sana dan nantinya Jembrana akan dijadikan sebagai Jendela Kakao Fermentasi Nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Tenun Yastiti Rupa, Ni Ketut Rinduasih juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami merasa bangga, kelompok tenun dibawah naungan koperasi kami dapat dibantu. Dana talangan ini sangat membantu dan bermanfaat bagi kelompok tenun,” katanya. (ara,dha)








