
KARANGASEM — Gelaran Moto GP Mandalika di Lombok Tengah, NTB tinggal dua pekan lagi. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak otoritas Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem akan mempersingkat waktu bongkar muat kapal. Kendati demikian rencana tersebut masih dimatangkan.
Plh. Ketua DPC Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Purwita, dikonfirmasi, Rabu (9/3), membenarkan rencana tersebut.
“Sebelum melakukan eksekusi di lapangan, kami akan menggelar rapat dulu untuk mematangkan persiapan terkait rencana ini,” terangnya.
Dikatakan, percepatan waktu bongkar muat kapal akan dilakukan mulai H-3 hajatan Moto GP Mandalika. Sebelumnya bongkar muat kapal yang memakan waktu 1,5 jam, pada H-3 nanti akan dipersingkat menjadi 1 jam.
“Formasi bongkar muat kami buat seperti itu untuk mengantisipasi stagnasi muatan dan lonjakan arus penyeberangan yang ada,” terangnya.
Sementara itu, mengantisipasi lonjakan penumpang, lanjut Purwita, pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan dalam mendukung event perdana balam motor kelas dunia itu. Salah satunya, dengan kesiapan 22 armada kapal laut yang berhomebase di Lembar.
“Ada delapan ribu lebih calon penonton yang memilih berangkat dari pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimas, Lembar. Kami sifatnya hanya menunggu limpahan penumpang yang meluber di Tanjung Wangi untuk diseberangkan melalui ke Pelabuhan Lembar melalui Pelabuhan Padangai,” ungkapnya.
Dia menambahkan, adanya tol laut di Banyuwangi dan Surabaya membuat penumpang di Padangbai menurun sampai 70 persen.
Dikatakan, untuk Pelabuhan Padangbai, DPC Gadagap, sudah menyiapkan dua alternatif untuk menyeberangkan penumpang ke Lombok. Selain Selain menggunakan kapal penumpang, bisa juga menggunakan fastboat.
“Kami sudah siap menyabut gelaran Moto GP Mandalika ini. Untuk armada masih aman, karena di Pelabuhan Padangbai juga ada kapal cepat yang beroperasi setiap hari,” pungkasnya. (wat/jon)








