
GIANYAR – Gara-gara banyaknya kabel melintang di jalan, sekaa teruna Banjar Palak, Desa/Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, memutuskan tidak mengarak ogoh-ogoh pada hari Pengerupukan, Rabu (2/3/2022).
Ketua Sekaa Teruna Bajar Palak, I Gede Manik Aditya Budi Suta mengaku sudah beberapa kali membahas terkait banyaknya kabel melintang, tapi tak kunjung menemukan solusi sehingga diputuskan membatalkan mengarak ogoh-ogoh.
“Ogoh-ogoh kami cukup tinggi dan besar sehingga riskan dengan banyaknya kabel yang melintang,”kata I Gede Manik Aditya Budi Suta, Selasa (1/3/2022).
Pemuda Banjar Palak membuat ogoh-ogoh Kumbakarna dengan tinggi sekitar 6-7 meter. Ogoh-ogoh digarap dari 2020 yang kala itu rencananya untuk pawai di Desa Sukawati, tapi akhirnya batal karena Covid-19.
286 Ogoh-ogoh Siap Diarak
Sementara itu, di luar Banjar Palak, ada 286 ogoh-ogoh di Kabupaten Gianyar siap diarak. Rinciannya, Kecamatan Gianyar 45 ogoh-ogoh, Kecamatan Blahbatuh (22 ogoh-ogoh), Kecamatan Sukawati (97 ogoh-ogoh), Kecamatan Ubud (46 ogoh-ogoh), Kecamatan Tegalalang (20 ogoh-ogoh), dan Kecamatan Tampaksiring (56 ogoh-ogoh).
“Semua ogoh-ogoh ini siap diarak saat hari Pengerupukan,” ujar Wayan Eko, Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Organisai Masyarakat, Kesbangpolinmas Kabupaten Gianyar. (jay)








