
DENPASAR – Penetapan jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 final. Hari pencoblosan ditetapkan bersamaan dengan valentine day pada 14 Pebruari.
Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan menilai keputusan hari pencoblosan tersebut sangat bagus karena bisa lebih mudah melakukan sosialisasi ke masyarakat terutama pemilih dari kalangan milenial.
“Jadwal sebelumnya sempat heboh karena pencoblosan bertepatan dengan hari raya Galungan yaitu 28 Pebruari. Saya menyarankan tanggal 14 dan lebih gampang melakukan sosialisasi. Usulan kita akhirnya diterima dan kami mengajak masyarakat menunjukkan kasih sayang kepada negara cukup datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menentukan pilihan nanti,” ujar I Dewa Agung Gede Lidartawan, Minggu (30/1/2022)
Dewa Agung Lidartawan mengatakan, sosialisasi sangat penting khususnya kepada pemilih pemula atau generasi muda.
“Generasi muda yang pastinya sudah mempunyai hak memilih agar rame-rame ke TPS, memilih Presiden, DPR RI DPRD Provinsi, juga DPD dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.
Sementara, terkait persiapan menghadapi Pemilu 2024, tahapan-tahapannya sudah dimulai tahun 2022. Salah satunya melakukan berbagai aktivitas, termasuk sosialisasi kepada masyarakat atau pemilih pemula.
“Kita membuat tagline, jika kamu sayang sama Indonesia maka tentukan pilihanmu 14 Pebruari 2024 dengan penuh kasih sayang,” ungkap I Dewa Agung Gede Lidartawan .
“Kita berharap Pemilu yang penuh kasih sayang nanti bisa terwujud pilihan yang membuat tenteram dan mampu mencurahkan kasih sayang kepada masyarakat,”harapnya. (arn)








