
GIANYAR – Puluhan anak-anak Sanggar Seni Sura Pradnya, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, melaksanakan tradisi ngelawang serangkain hari raya Galungan dan Kuningan, Minggu (14/11/2021).
Menariknya, barong yang dipentaskan keliling banjar di Desa Manukaya itu berbahan koran bekas hasil karya I Komang Marjana dan diinisiasi oleh Kadek Wahyudita selaku Kelian Rumah Budaya Penggak Men Mersi, Denpasar.
Tak sekadar mengarak barong, beberapa anak mengenakan pakaian adat madya membawa karung dan capit dari bambu dipakai memungut sampah di sepanjang jalan yang dilewati arak-arakan barong dengan slogan ‘Ngelawang kedas’.
Kelian Sanggar Ketut Gede Agus Adi Saputra mengatakan, ngelawang tak sekadar rutinitas perhelatan tradisi budaya. Anak didiknya juga diajarkan sejak dini untuk menjaga lingkungan.
“ Ngelawang ini adalah upaya sanggar kami menjaga budaya ngelawang dengan pesan menjaga lingkungan. Kami mengedukasi anak-anak betapa pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya. (sur)








