
DENPASAR – Kodim 1611 Badung bersama Yayasan Adhi Guna Maha Karya dan komunitas peduli sungai melakukan aksi bersih-bersih dan penataan aliran sungai Tukad Badung, Minggu 3 Oktober 2021.
“Kegiatan ini merupakan semangat gotong royong dengan visi misi yang sama yaitu penyelamatan dan pelestarian lingkungan utamanya pada aliran Tukad Badung,” kata Ketua Luwah Bandhana Community, I Nyoman Mardika yang sudah esksis selama beberapa tahun melakukan penyelamatan dan pelestarian Tukad Badung ini.
Mardika mengatakan, saat ini sudah banyak berdiri komunitas-komunitas peduli sungai di aliran Tukad Badung. Beberapa diantaranya berdiri di aliran anak sungai Tukad Badung dari DAM Tukad Badung ke arah selatan yaitu Tukad Beling Community di Banjar Seblanga, Dauh Puri Kauh, Sading Sari Community di Banjar Sading Sari, Pemecutan Kelod, Beten Belimbing Community di Pemecutan Kelod dan Uma Diwang Community di Pemecutan Kelod.
Sementara itu, dalam kegiatan kemarin, Kodim Badung, Yayasan Adhi Guna Maha Karya melalui unit kerja Luwah Bandana serta komunitas peduli sungai melakukan aksi bersih-bersih dan penataan di 8 kilometer aliran sungai yang melintas di Desa Dauh Puri Kauh dan Pemecutan Kelod. “Kami juga menanam pohon di sekitar aliran sungai dan terus mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan. Salah satunya peduli aliran Tukad Badung,” ungkap aktivis lingkungan ini.
Tak hanya bersih-bersih, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. I Made Alit Yudana juga membagikan tong sampah, pohon, serta bantuan lainnya kepada masyarakat. Kegiatan juga dihadiri Plt Camat Denpasar Barat, Ida Bagus Made Purwanasara, Perbekel Dauh Puri Kauh, AA Made Suwandi dan Perbekel Pemecutan Kelod, I Wayan Tantra. (dum)








