
BADUNG – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah melakukan kremasi 25 jenazah terlantar, tidak diketahui identitasnya, serta tersimpan di forensik sejak 2019.
Kremasi dilaksanakan di Krematorium Mumbul, Kuta Selatan, Kamis 23 September 2021. “Pelaksanaan kremasi ini rutin dilakukan setiap tahun untuk jenazah terlantar, tidak diketahui identitasnya, dan tidak diambil pihak keluarga. Beberapa ada berupa potongan tubuh dan orok,”ujar Kasubbag Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna.
Puluhan jenazah dimasukkan ke sembilan peti dan kremasi dilaksanakan bertahap selama dua hari. “Tujuan kremasi ini untuk meningkatkan daya tampung kamar jenazah dan saat ini ruang penyimpanan jenazah sudah terelaksasi,”ungkapnya.
“Kremasi tahun ini lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Kami banyak dibantu oleh komunitas-komunitas kemasyarakatan yang ada di Bali seperti Flobamora, Ikawangi, Keluarga Batak, Keluarga Lamongan, dan Keluarga Blitar. Kami juga dibantu oleh MUI terutama dalam pemulasaraan jenazah khususnya beragama Islam dan juga Rumah Singgah Anisa,” bebernya. (adi)








