
DENPASAR – Tim tinju PON Bali diproyeksikan bakal melakoni try in di Bali saat digelarnya even tinju sport tourism bertitel Boxing for Rookie by Pertina Bali yang rencananya digelar pada 20-22 Agustus 2021 di Colony Creative Plaza Renon.
Seperti diutarakan Ketua Umum Pengprov Perpani Bali Made Muliawan Arya atau De Gadjah, pada Boxing for Rookie by Pertina Bali, telah diundang tim tinju dari DKI Jakarta dan Jawa Barat, termasuk Papua dan Papua Barat.
“Sampai saat ini yang sudah konfirmasi menyatakan ikut yakni DKI Jakarta dan Jawa Barat saja, sedangkan Papua dan Papua Barat masih belum memberikan konfirmasi lanjutan. Ya semoga saja saat Agustus nanti tidak ada PPKM,” kata De Gadjah, Senin 2 Agustus 2021.
Tim tinju PON Bali yang dihuni enam petinju kini rutin melakoni latihan selama ini bahkan diberikan kebijakan oleh pihak Pemerintah untuk tetap bisa latihan saat PPKM darurat lalu. “Kami erterima kasih kepada Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar yang telah memberikan kebijakan bisa tetap latihan. Namun kami menjalaninya dengan protokol kesehatan sangat ketat. Pasalnya jika tinju tidak latihan sampai dua minggu maka akan hancur dari sisi fisik,” terang De Gadjah.
Saat ini lanjut pria juga Wakil Ketua DPRD Denpasar itu, perkembangan latihan rutin atlet tinju PON Bali sagat disiplin termasuk latihan beban seminggu dua kali. hanya memang masih kekurangan sparing seimbang, meski lalu sempat try out di Batam. Masih dibutuhkan try out dua kali lagi termasuk proyeksi di Boxing for Rookie nantinya.
“Target kami di PON XX/2021 di Papua November 2021 mendatang yakni miimal satu emas dan maksimal 2 emas. Kami tidak mau muluk-muluk dan realistis saja karena daerah lainnya pastinya juga melakukan persiapan,” pungkas De Gadjah. (ari)








