
KLUNGKUNG- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya mengajak masyarakat gemar makan ikan. Terlebih di masa pandemi, nutrisi yang terkandung dalam ikan sebagai salah satu produk pangan bisa meningkatkan imun tubuh.
Melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), KKP memberikan bantuan paket makanan olahan ikan kepada warga Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Minggu 6 Juni 2021.
KKP menyerahkan bantuan sebanyak 300 paket kepada Kabupaten Klungkung. Kabupaten Jembrana sebanyak 350 paket. Sasaran bantuan diantaranya kepada ibu hamil, balita dan warga miskin.

Kegiatan ini dihadiri Erwin Dwiyana, koordinator promosi Direktorat Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP RI.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Kepala Dinas Perikanan Provinsi Bali I Made Sudarsana, melihat cakupan program Germarikan perlu diperluas dan berkelanjutan.
“Gemarikan sebagai upaya agar masyarakat terbiasa makan ikan. Kalau masyarakat cerdas pembangunan akan jalan. Kecerdasan dan stunting sumbernya dari ikan. Saya mohon program Gemarikan (cakupan) setiap tahunnya agar diperbanyak,” tandas Bupati I Nyoman Suwirta.
Menurut Bupati Suwirta, kalau kecerdasan masyarakat menurun, maka kesejahteraan masyarakat ikut pula menurun.
“Kalau sudah cerdas semuanya akan selesai. Kalau tidak sehat yakin tidak pintar. Kalau tidak pintar yakin mereka tidak sejahtera,” ujar bupati.
Kadis Perikanan Provinsi Bali, I Made Sudarsana menyampaikan hal serupa, di Bali program Gemarikan masih dibutuhkan.
“Harapaan kedepan program Gemarikan dilanjutkan bahkan lebih ditingkatkan lagi. Barang kali kedepan lingkupnya diperlus sampai tingkat kabupaten. Kami masih membutuhkan Gemarikan,” kata Sudarsana.
Sebelum acara dimulai Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, mempromosikan ikan merupakan produk pangan penting yang dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Prmosi diisi dengan yel-yel oleh penerima bantuan.
Sebagai sumber pangan, ikan memiliki kandungan gizi sangat baik seperti protein sebagai sumber pertumbuhan, asam lemak omega bermanfaat untuk kesehatan ibu dan pembentukan otak janin, mengandung vitamin dan sumber mineral yang sangat bermanfaat bagi ibu dan janin.
Salah seorang warga, Ni Ketut Sudiawati mengaku di masa pandemi, dirinya kesulitan dalam pemenuhan pangan. Petani penggarap ini mengatakan, sebelum pandemi, dirinya tiga hari sekali pasti mengkonsumsi ikan pindang.
“ Tapi sekarang, dalam seminggu paling bisa beli gerang (ikan teri),” kata ibu dua anak ini. (yan)








