
BULELENG – Ambruknya ruas jalan di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan akibat bencana tanah longsor, tak hanya ditangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng dengan membuat jalan darurat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Pemkab Buleleng juga sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 625 juga untuk peningkatan ruas jalan dengan status jalan kabupaten tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Buleleng sudah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp 625 Juta untuk perbaikan dan penguatan jalan penghubung tiga desa yakni Desa Sekumpul, Galungan dan Desa Lemukih di Kecamatan Sawan,” tandas Kepala DPUTR Kabupaten Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra, Minggu, 21 Maret 2021 usai meninjau lokasi jalan di Desa Sekumpul Kecamatan Sawan.
Adiptha Ekaputra menegaskan, program kegiatan Perbaikan Ruas Jalan Kabupaten di Desa Sekumpul sudah dalam tahap tender pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Buleleng.
“Dana yang disiapkan dalam Pagu Anggaran sebesar Rp 625 Juta. Angka tersebut sudah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan akhir April 2021 nanti kita harapkan sudah ada pemenang tender. Semoga tidak gagal tender,” tandasnya.
Setelah ada pemenang tender, perbaikan Ruas Jalan Kabupaten di Desa Sekumpul tersebut segera bisa kerjakan.
“Mengingat ruas jalan di Desa Sekumpul ini kerap kali jebol saat hujan deras dan melubernya air pada saluran yang tidak lancar, pekerjaan diawali perbaikan saluran air, kemudian dilanjutkan penguatan badan jalan, sehingga tidak jebol lagi saat hujan,” terangnya.
Dari hasil pemantauan, kata Adipta, jalan darurat yang dibangun oleh BPBD Buleleng menggunakan kampil berisi material pasir sebagai penyangga sekaligus badan jalan sudah berfungsi.
“Jalan darurat yang dibangun Jumat, 19 Maret 2021 secara gotong oleh BPBD Buleleng, DPUTR, Kecamatan Sawandan masyarakat dari tiga desa yang selama ini memanfaatkan ruas jalan tersebut, sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat,” ungkap Ekaputra dibenarkan Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi.
Mantan Kepala DLH Buleleng ini menambahkan, selain membuka akses trasportasi warga masyarakat, jalan darurat ini juga diharapkan dapat memperlancar akses perekonimian warga masyarakat dari tiga desa yakni Desa Sekumpul, Galungan dan Lemukih di Kecamatan Sawan.(kar)








