
BULELENG – Laporan warga masyarakat tentang adanya paket misterius di Jalan Yudistira, Kelurahan Kendran Kecamatan Buleleng ditangani serius Polsek Singaraja dan Satreskrim Polres Buleleng.
Selain mengamankan area lokasi dengan memasang police line, laporan Dewa Ayu Putu Meiria Ayu Andari (39) beralamat di Jalan Yudistira No. 19 Kelurahan Kendran juga disikapi dengan pengerahan Unit Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Bali.
“Hari ini, kita melakukan penanganan terhadap laporan warga masyarakat terkait temuan paket misterius tanpa identitas di Jalan Yudistira Kelurahan Kendran,” ungkap Kapolsek Singaraja, Kompol I Gede Juli usai penanganan paket misterius oleh Tim Jibom di Jalan Yudistira Singaraja, Senin (25/8/2025).
Kapolsek Juli didampingi Panit Jibom Brimob Polda Bali Ipda Made Gede Sucita memaparkan, penanganan paket misterius yang ditemukan pelapor pada hari Senin, 25 Agustus 2025 pukul 08.00 Wita ini dilakukan ekstra hati-hati karena tidak diketahui pengirim dan isinya.
“Setelah ditangani Tim Jibom dan diketahui isinya, peralatan kebersihan berupa 1 buah bak sampah plastik, 1 buah sapu plastik, 1 buah serok tanpa gagang dan 1 pembungkus plastik warna hitam, selanjutnya kita lanjutkan penyelidikan untuk mengetahui motif dari pengiriman paket tesebut.
“Kita masih melakukan penyelidikan terhadap barang tersebut, pakah diletakkan dengan sengaja atau tidak, apakah barang itu digunakan untuk teror atau tidak, kami masih dalami,” tandas Kapolsek Juli dibenarkan Gede Sucita.
Selaku Panit Jibom Brimob Polda Bali, Ipda Made Gede Sucita mengungkapkan, penanganan sesuai dengan protap dilakukan karena dari identifikasi awal, kuat diduga barang tersebut mengandung bahan metal.
“Dari pengecekan awal kami mendapat kabar bahwa barang tersebut mengandung bahan berbahaya, sehingga Tim Gegana Polda Bali diterjunkan ke lokasi. Dari pemeriksaan Tim Jibom, yang terdeteksi metal detektor ternyata tutup paket barang yang berbahan besi,” terangnya.
Setelah diketahui isinya tidak berbahaya, paket barang tesebut langsung diserahkan kepada Polsek Singaraja untuk penanganan lebih lanjut.
“Paket barang tersebut tidak berbahaya dan sudah kita serahkan kepada Polsek Singaraja untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (kar/jon)








