
GIANYAR – Buruh harian, Yulius Herru Anggoro (40) asal Semarang, Jawa Tengah, ditemukan tewas di lantai bawah bangunan proyek villa di Banjar Sebali, Desa Adat Sebali, Keliki, Tegallalang, Gianyar, Senin (19/5/2025).
Jasad Yulius ditemukan sekitar pukul 07.00 WITA oleh seorang rekannya. Saksi keluar bedeng tempat para pekerja tidur dan kaget mendapati Yulius tertelungkup. Ia bergegas memanggil dua rekannya, kemudian menghubungi mandor proyek dan kerabat korban, Slamet Riyanto, yang bekerja tak jauh dari lokasi.
Jenazah Yulius dibawa ke RS Sanjiwani Gianyar. Almarhum dikenal sebagai pekerja keras yang merantau demi mencukupi kebutuhan keluarga. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekannya, terutama Slamet, yang sempat mendampingi proses evakuasi hingga jenazah dibawa ke rumah sakit.
Pihak kepolisian kini tengah mendalami penyebab pasti kejadian ini. Mandor dan para saksi telah dimintai keterangan di Polsek Tegallalang. Belum ada keterangan resmi apakah proyek telah memenuhi standar keselamatan kerja (K3) yang semestinya diberlakukan di setiap lokasi pembangunan.
Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Wiwin Wirahadi mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban dilihat oleh rekannya duduk sendiri di tepi pantai atas sambil minum-minum. Namun, penyebab kematian belum diketahui secara pasti.
“Kami telah menghubungi keluarga korban dan menerimanya sebagai musibah, ” ujar Wiwin. (jay)








