
BULELENG – Pemkab Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagprinkop-UKM) Kabupaten Buleleng mengapresiasi pengenalan aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) oleh PT. Sakti Kinerja Kolaborasindo kepada 31 Koperasi di Kabupaten Buleleng.
Selain sebagai upaya pengimplementasian amanat Permenkop-UKM No. 2 tahun 2024 tentang Kebijakan Akutansi Koperasi, sosialisasi juga diharapkan dapat mendorong percepatan upaya menuju Koperasi Go Digital.
“Kami mengapresiasi sosialisasi yang dilaksanakan sebagai upaya pemenuhan amanat Permenkop-UKM No. 2 tahun 2024,” ungkap Kepala Disdagprinkop-UKM Buleleng Dewa Made Sudiartha saat membuka sosialisasi di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Buleleng, Jumat (16/5/2025).
Kadisdagprinkop-UKM Dewa Sudiartha menandaskan sosialisasi dengan menghadirkan narasumber dari PT. Sakti Kinerja Kolaborasindo dapat menambah wawasan pengurus koperasi dalam mewujudkan percepatan transformasi digital dalam pengelolaan sistem akutansi koperasi, laporan keuangan koperasi, audit laporan keuangan, termasuk digitalisasi layanan kredit.
“Platform digital, aplikasi SAKTI diharapkan mampu mendorong koperasi yang dapat mengelola keanggotaan, keuangan, akutansi, simpan pinjam, reteil, toko maupun pasar online, baik eshop atau marketplace. Aplikasi digital yang disediakan Sakti Kinerja Kolaborasindo ini juga diharakan dapat digunakan oleh Koperasi Desa/Kelurahan, Kopdeslu Merah Putih di Kabupaten Buleleng yang masih dalam proses pembentukan,” tandas Dewa Sudiartha diapresiasi Gede Indra.
Selaku penasehat PT. Sakti Kinerja Kolaborasindo Bali, Gede Indra menegaskan tidak hanya mengapresiasi waktu, kesempatan yang diberikan Disdagkopprin-UKM Buleleng untuk mensosialisasikan Aplikasi SAKTI sebagai upaya bersama mewujudkan amanat Permenkop-UKM No. 2 tahun 2024, tapi juga suatu komitmen menuju Koperasi Go Digital di Bali,khususnya di Kabupaten Buleleng.
“Melalui aplikasi SAKTI, Sakti Kinerja Kolaborasindo juga hadir bersama Diskopdagprin-UKM Buleleng dan instansi terkait lainnya, untuk mendorong percepatan transformasi digital dalam tata kelola koperasi. Sehingga soko guru perekonomian bangsa ini menjadi lebih modern mengelola keanggotaan, administrasi keuangan serta usaha simpan pinjam, ritel, toko/pasar secara online,” tandasnya.
Sebagai penyelenggara teknologi informasi yang dibangun konsorsium koperasi, Sakti Kinerja Kolaborasindo yang memiliki jaringan 500 koperasi di Indonesia berkomitmen membangun ekosistem digital yang menghubungkan koperasi dan UMKM se-Indonesia melalui Platform SAKTI. (kar/jon)








