
DENPASAR – Pria asal Sumba Tengah, NTT, berinisial JD (26) menjadi korban penusukan dilakukan temannya, RNPL alias Berto (31) di kos Jalan Gunung Salak, Gang Dahlia, Denpasar Barat. Motifnya dipicu candaan korban yang dianggap kasar.
Kapolsek Denpasar Barat Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati mengonformasi kasus penganiayaan ini terjadi, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Berawal ketika pelaku bersama dua orang rekannya, Kristo dan Marten sedang duduk-duduk di halaman kos.
Korban yang tinggal di kawasan Taman Pancing, Denpasar, datang ke TKP dalam kondisi mabuk.
“Korban menyapa sambil memukul kepala, memiting leher, dan meremas wajah pelaku. Dia (pelaku) mengaku candaan korban seperti itu sudah dilakukan beberapa kali sebelumnya,”kata Kompol Prabawati didampingi Kanit Reskrim Iptu Ekky Nurwenda Putra dan Kasi Humas Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (26/5/2026) sore.
Pelaku akhirnya tak mampu menahan emosi hingga keduanya cekcok. Situasi tersebut diredam oleh Kristo dan Marten.
“Setelah keributan mereda, pelaku masuk kamar dan korban naik ke lantai dua untuk menemui iparnya yang tinggal di lokasi,”ungkapnya.
Ternyata, pelaku tak lagi bisa membendung amarah. Ia mengambil sebilah pisau kemudian menemui korban di lantai dua. “Saat keduanya saling berhadapan, pelaku menusukkan pisau ke dada korban,” beber Kapolsek.
Usai menusuk korban, Berto membuang pisaunya di kamar dan melarikan diri. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan. Pelaku akhirnya ditangkap di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (21/5/2026).
Kapolsek menunjukkan barang bukti sebilah pisau dengan panjang sekitar 10 cm serta pakaian yang digunakan saat kejadian. Sementara itu, korban masih dalam perawatan di RS Prof. Ngoerah, Denpasar.








