
KARANGASEM – Pergerakan pemudik di Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem, menuju Pelabuhan Lembar Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), diprediksi mengalami peningkatan signifikan pada 13 Maret 2026 atau H-7 Lebaran.
Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Padangbai I Ketut Sugiartono mengatakan aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Padangbai masih terpantau normal.
“Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang biasanya mulai terjadi H-7 Lebaran,”kata I Ketut Sugiartono, Selasa (10/3/2026).
Menghadapi lonjakan arus mudik, I Ketut Sugiartono mengungkapkan ada 20 kapal yang disiagakan di Pelabuhan Padangbai dan dipastikan dalam kondisi baik dan laik laut.
“Armada yang tersedia sebenarnya berjumlah 26 kapal. Namun, enam kapal saat ini masih menjalani proses perbaikan (docking),”ungkapnya.
Ia menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat musim mudik. Koordinasi juga telah dilakukan bersama sejumlah instansi terkait seperti KSOP, ASDP, TNI, dan Polri guna memastikan kelancaran arus penyeberangan.
“Kami sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait untuk mengatur mekanisme penyeberangan, pemeriksaan kendaraan maupun penumpang agar arus mudik berjalan lancar,” katanya.
Pihaknya berharap arus mudik maupun arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa hambatan yang berarti bagi para pemudik.
“Kami berharap seluruh proses penyeberangan bisa berlangsung aman dan lancar hingga arus balik nanti,” harapnya.








