
KLUNGKUNG – Festival Goa Lawah 2025 menorehkan kesan mendalam bagi masyarakat Klungkung. Selama tiga hari, kawasan suci dan bersejarah di pesisir Dawan ini berubah menjadi ruang kebudayaan yang hidup, dinamis, dan penuh kreativitas.
Pada Minggu (23/11/2025) malam, Bupati Klungkung I Made Satria menutup secara resmi festival perdana tersebut dengan rangkaian acara meriah. Sejak dibuka Kamis (20/11/2025), Festival Goa Lawah menghadirkan berbagai kegiatan yang memperkaya pengetahuan sekaligus menghibur masyarakat.
Lomba dan pertunjukan seni tradisional, workshop kreatif, pameran UMKM, sajian kuliner khas daerah, hingga panggung musik anak muda menjadi daya tarik yang memadati arena festival setiap harinya.
“Semua ini menunjukkan bahwa kawasan Goa Lawah bukan hanya destinasi spiritual dan sejarah, tetapi juga ruang hidup kebudayaan yang terus tumbuh bersama masyarakatnya,” ujar Bupati Satria.
Momentum penutupan Festival Goa Lawah juga ditandai dengan peluncuran aplikasi Mahottama, sebuah inovasi berbasis android yang menyatukan layanan publik dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung dalam satu platform terpadu.
Peluncuran dipimpin langsung oleh Bupati Satria, didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra (Tjok Surya), Sekda Anak Agung Gede Lesmana, dan Kadiskominfo I Wayan Sudiarsa.
Selain itu, malam penutupan juga diwarnai penyerahan hadiah lomba video pendek, ajang yang digagas untuk mendorong kreativitas generasi muda sekaligus mempromosikan potensi Klungkung melalui media digital.
Hingga acara puncak, ribuan pengunjung memadati area festival. Kehadiran dua penyanyi ternama Bali, Yan Srikandi dan A.A. Raka Sidan, menghadirkan penampilan memukau yang membuat suasana malam semakin meriah. Dipandu oleh Dewi Pradewi, keduanya sukses menutup rangkaian Festival Goa Lawah pertama dengan ledakan antusiasme dan kegembiraan. (yan)








