
BULELENG – Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama (PAN) Buleleng dipanggil Dewan Pengawas (Dewas) yang diketuai Plt. Asisisten II Setda Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni. Selain saran dewas terkait perbaikan tata kelola untuk peningkatan laba perusahaan, pada pertemuan tertutup itu juga disampaikan klarifikasi surat kaleng yang ditujukan kepada Bupati Buleleng, Wakil Bupati Buleleng, Kadisnaker, Inspektorat Daerah dan Kejari Buleleng.
“Iya, tadi kita gelar pertemuan dengan direksi Perumda Pasar, diskusi terkait kinerja dan evaluasi sesuai tugas dan fungsi kami sebagai dewan pengawas.Diskusi berlangsung baik dan hasilnya segera dilaporkan kepada bapak bupati selaku KPM,” tandas Reika Nurhaeni usai pertemuan di Ruang Asisten II Setda Buleleng, Senin (6/10/2025).
Dikonfirmasi terpisah, Dirut Perumda PAN Buleleng, I Putu Suardhana didampingi Dirops Kadek Juli Suardana dan Mega Esti Roh Ani selaku Dirkeu mengungkapkan, selain saran Dewas terkait perbaikan tata kelola perusahaan yang telah ditindaklanjuti direksi, pada pertemuan tersebut juga dipaparkan capaian kinerja Perumda PAN Buleleng sejak dilantik, 31 Agustus 2023.
“Mengacu pada Perda, Perbup, Peraturan Perusahaan serta SK Direksi, kami bersama jajaran direksi dan seluruh karyawan sepakat untuk melaksanakan tata kelola sebagaimana disarankan dewas, antara lain penegakan disiplin, intensifikasi dan ekstensifikasi, serta difersikasi usaha untuk bisa memenuhi target PAD sebesar Rp1 Miliar,” tandas Suardhana dibenarkan direksi lainnya.
Dengan kedisiplinan dan inovasi yang dilakukan, kata Suardhana, kondisi Perumda PAN Buleleng sesuai hasil penilaian BPKP Nomor : PE.09.03/LHP-321/PW22/4/2023 tanggal 6 Juni 2023 atas evaluasi kinerja tahun buku 2022 dengan nilai 54,70 atau katagori kurang sehat (BBB), dapat ditingkatkan sesuai hasil penilaian BPKP Nomor : PE.09.03/LHP-520/PW2/4/2024 dengan nilai 68,84 atau masuk katagori sehat (A).
“Periode Bulan Januari sampai dengan Agustus 2023, kondisi keuangan yang mengalami kerugian mencapai Rp2,137 Miliar, bisa meningkat dan meraih laba sebesar Rp.1,464 Miliar, dengan rincian Bulan September sebesar Rp74,452 Juta sebelum penyesuaian tariff, Bulan Oktober Rp323,277 Juta, November Rp466,638 Juta dan Desember Rp600,274 Juta,” terangnya.
Suardhana menegaskan, dengan kunci kedisiplinan untuk meminimalisir kebocoran, kinerja tahun 2024 dengan target dalam rencana bisnis sebesar Rp1,673 Miliar, mampu terlampaui dengan realisasi laba bersih tahun 2024 mencapai Rp2,898 Miliar.
“Astungkara, dengan komitmen jajaran direksi bersama karyawan Perumda Pasar Argha Nayottama untuk berkontribusi kepada pembangunan daerah, kami yakin dengan kedisiplinan dan inovasi yang dilakukan pendapatan usaha akan meningkat dan target Rp1 Miliar setoran PAD dapat tercapai,” tegas Suardhana yang tidak menampik pada pertemuan dengan dewas juga dibahas tentang surat kaleng.
Ia menandaskan, dari 19 poin pengaduan yang mengatasnamakan perwakilan pegawai Perumda PAN Buleleng, tidak ada yang sesuai fakta dan cendrung bersifat fitnah, mungkin dilandasi kekecewaan atas kedisiplinan yang diterapkan. (kar/jon)








