
KLUNGKUNG – Dalam upaya membangun birokrasi yang profesional dan bebas dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN), Pemkab Klungkung untuk pertama kalinya melaksanakan asesmen pejabat struktural berbasis merit system. Langkah ini menjadi tonggak baru dalam sejarah manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Klungkung.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Wirawan Adiputra, menjelaskan asesmen pejabat ini merupakan terobosan baru dalam proses evaluasi kinerja di lingkungan Pemkab Klungkung.
“Sebelumnya, evaluasi pejabat dilakukan melalui dua tahapan, yakni wawancara dan penilaian rekam jejak. Namun sejak kepemimpinan Bupati I Made Satria, tahapan tersebut diperkuat dengan asesmen yang lebih objektif dan terukur,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).
Tim Asesmen terdiri dari dua akademisi, satu pejabat perangkat daerah di Provinsi Bali, serta Sekretaris Daerah Klungkung sebagai ketua tim. Wirawan menegaskan hasil asesmen nantinya akan menjadi dasar penting dalam rotasi, mutasi, dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Klungkung.
“Asesmen ini dilakukan secara menyeluruh untuk menilai kompetensi, potensi, dan kesesuaian pejabat dengan jabatan yang diemban atau akan diduduki,” jelasnya.
Pelaksanaan asesmen mencakup beberapa komponen utama, di antaranya:
- Asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural, untuk menilai kemampuan memimpin, mengambil keputusan, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam tim.
- Asesmen teknis jabatan, yang menguji penguasaan bidang kerja sesuai tugas dan tanggung jawab jabatan.
- Evaluasi kinerja dan rekam jejak, meliputi prestasi kerja, kedisiplinan, serta integritas pejabat.
- Tes psikologi dan wawancara kompetensi, untuk menggali potensi kepribadian, motivasi, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan birokrasi.
“Dari hasil asesmen ini, kami akan memperoleh gambaran objektif mengenai kekuatan dan kelemahan masing-masing pejabat. Hasil tersebut akan menjadi dasar dalam kebijakan pembinaan karier, rotasi, dan promosi jabatan,” kata Wirawan.
Selain untuk menentukan arah karier ASN, hasil asesmen juga akan dimanfaatkan dalam penyusunan program pelatihan dan peningkatan kapasitas pejabat, agar ASN Klungkung semakin profesional, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari reformasi birokrasi yang tengah digalakkan Pemkab Klungkung, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghindari mutasi berbau politis serta memastikan setiap jabatan diduduki oleh orang yang tepat sesuai kompetensi dan integritasnya. (yan)








