
BULELENG – Wakil rakyat yang tergabung dalam Komisi I DPRD Kabupaten Buleleng selaraskan Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2026.
Selain penyelarasan terkait regulasi agar tidak bertentangan dengan aturan diatasnya, melalui rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Kerja (OPD) terkait juga diharapkan program kegiatan yang dirancang selaras dengan kebijakan anggaran tahun 2026 serta visi serta misi pembangunan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng.
“Hari ini, sesuai tupoksi Komisi I menggelar rapat kerja dengan Inspektorat, BKPSDM dan Satpol PP Kabupaten Buleleng,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Buleleng Luh Marleni usai memimpin rapat kerja di Ruang Komisi I DPRD Buleleng, Senin (25/8/2025).
Marleni menandaskan, sasaran dari rapat kerja adalah untuk mengatahui sejauh mana kesesuaian atau keselasaran program dan kegiatan yang dirancang masing-masing OPD dengan kebijakan anggaran Tahun 2026.
“Dari beberapa poin yang dibahas dalam rapat, anggota komisi I menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap program-program dan kegiatan yang dirancang dan akan dilaksanakan masing-masing OPD pada tahun anggaran 2026, dengan harapan dapat ditingkatkan kearah yang lebih baik lagi,” tandasnya.
Ia mencontohkan, program pencegahan sejak dini terhadap tindakan korupsi dan pencegahan terjadinya kesalahan dalam pemanfaatan dana desa yang dirancang Inspektorat Daerah Kabupaten Buleleng.
Selain program Inspektorat Daerah, kata Marleni, Komisi I juga mengapresiai program kegiatan BKPSDM terkait penyempurnaan sistem merit dalam rekrutmen pejabat di Kabupaten Buleleng.
“Termasuk kegiatan yang berkaitan dengan tenaga PPPK paruh waktu yang masih perlu mendapat perhatian pemerintah daerah,” terangnya.
Sedangkan untuk kegiatan Satpol PP, Komisi I DPRD Buleleng mengapresiasi kinerja yang sudah dilakukan selama ini, dengan harapan kedepan perlu ditingkatkan sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
“Khususnya terkait kebijakan dan regulasi yang ada, sehingga antara kegiatan dan dampak yang ditimbulkan dapat diketahui untuk selanjutnya diambil tindakan yang tegeas dan tepat,” pungkasnya. (kar/jon)








